SOLOPOS HARI INI
Soloraya Hari Ini: Duit Rp10,3 Miliar Menganggur

Soloraya Hari Ini Rabu (11/1/2017)Soloraya Hari Ini Rabu (11/1/2017)

Halaman Soloraya Harian Umum Solopos hari ini mengabarkan anggaran operasional Terminal Tirtonadi senilai Rp10,3 miliar tak terpakai.

Harianjogja.com, SOLO– Hal ini seiring pengelolaan Terminal Tirtonadi sepenuhnya diambilalih pemerintah pusat melalui Kementerian Perhubungan (Kemenhub). Kepastian tersebut diperkuat dengan surat dari Kemenhub tentang pengelolaan Terminal Tirtonadi.

Surat yang diterima Pemkot belum lama ini tersebut mengatakan seluruh pengelolaan Terminal Tirtonadi termasuk aset bangunan dan personel menjadi tanggung jawab pemerintah pusat.

“Jadi anggaran kita [APBD Kota Solo] aman [tidak terpakai]. Surat Kemenhub di last minute kita terima,” kata Sekretaris Daerah (Sekda) Solo, Budi Yulistianto, ketika dijumpai wartawan di Balai Kota, Selasa (10/1/2017).

Sesuai perencanaan, anggaran operasional terminal akan dialihkan untuk kegiatan lain. Namun pengalihan anggaran tersebut baru bisa dilaksanakan pada APBD Perubahan (APBD-P) nanti. Yang jelas, kepastian status pengelolaan terminal oleh Kemenhub membawa angin segar bagi Pemkot.

Termasuk nasib tenaga kontrak di lingkungan Terminal Tirtonadi yang akhirnya juga ikut diambil alih pusat. “Tidak hanya gaji PNS, tapi juga gaji tenaga kontrak sudah ditanggung pusat,” katanya.

Dampak negatif dari pengambilalihan pengelolaan terminal itu adalah hilangnya potensi pendapatan asli daerah (PAD) hingga Rp5,8 miliar. Potensi pendapatan tersebut juga sudah dicoret dalam capaian target PAD APBD 2017. Hilangnya potensi PAD tersebut tak dipermasalahkan Pemkot.

Sebab nilai PAD tersebut tak sebanding dengan besarnya biaya perawatan dan operasional terminal yang harus dikeluarkan Pemkot. Selama ini, pemkot mengeluarkan dana operasional terminal hingga lebih dari Rp8 miliar.

Anggaran operasional Terminal Tirtonadi sebesar Rp10,3 miliar tidak terpakai menjadi headline halaman Soloraya Harian Umum Solopos hari ini, Rabu (11/1/2017). Halaman Soloraya Harian Umum Solopos hari ini juga mengabarkan upacara Dukutan di Nglurah Tawangmangu, kelanjutan polemik RSIS, dan korban kebakaran di Timuran masih mengungsi.

Simak cuplikan kabar halaman Soloraya Harian Umum Solopos hari ini, Rabu:

UPACARA ADAT : Dukutan Tonjolkan Nilai Spiritual dan Sakral

Upacara adat Dukutan di Kampung Nglurah, Kelurahan Tawangmangu, Kecamatan Tawangmangu, Kabupaten Karanganyar, Selasa (10/1/2017), digelar berbeda. Tidak ada aktivitas menyerupai tawuran antarwarga setelah sesepuh kampung mendoakan sesaji.

Upacara rutin setiap Selasa Kliwon Wuku Dukut itu lebih menonjolkan nilai spiritual dan budaya. Upacara dimulai saat iring-iringan sesepuh kampung, warga pembawa sesaji, ibu-ibu pembuat sesaji, dan warga lainnya menaiki tangga Situs Menggung.

Sejumlah lelaki memanggul sesaji di tampah berbentuk persegi. Sesaji berupa tungku berisi bara api dan kemenyan, aneka bunga, jajan pasar, hasil bumi, nasi jagung, gudangan, kendi berisi air sendang, dan lain-lain.

Simak selengkapnya: epaper.solopos.com/

POLEMIK RSIS : Djufrie dan Amin Romas Jatuh Sakit

Kepolisian Daerah (Polda) Jawa Tengah (Jateng) membantarkan dua pengurus Yayasan Wakaf Rumah Sakit Islam Surakarta (YWRSIS), Muhammad Djufrie dan Amin Romas, ke RS Bhayangkara Polda.

Kedua tersangka kasus dugaan pemalsuan dokumen RSIS itu mengalami gangguan kesehatan. ”Keduanya sakit saat menjalani penahanan di Mapolda Jateng. Alasan itulah yang membuat kami membantarkan mereka ke RS Bhayangkara,” jelas Kabid Humas Polda Jateng, Kombes Pol. Djarod Padakova, saat ditemui semarangpos.com di Mapolda Jateng, Selasa (10/1/2017).

Kendati demikian, Djarod enggan menjelaskan secara detail jenis penyakit yang diderita oleh kedua pengurus YWRSIS itu. Ia hanya menyebutkan kedua dokter itu sudah berusia lanjut, M. Djufrie, 79, dan Amin, 78, sehingga rentan terserang penyakit.

Kedua pengurus YWRSIS ini ditahan atas tuduhan pemalsuan dokumen dalam pengurusan surat wakaf RSIS Solo di Pabelan, Kartasura, Sukoharjo. Keduanya ditangkap aparat Polda pada Kamis (6/1/2017).

Setelah ditangkap, keluarga kedua tersangka ini mengajukan penangguhan penahanan. Namun, permohonan dari itu hingga kemarin belum disetujui Polda Jateng.

”Seharusnya sih [pihak keluarga] enggak perlu mengajukan penangguhan penahanan. Toh, keduanya saat ini juga dibantarkan di RS Bhayangkara jadi kesehatannya juga terjamin,” terang Djarod.

Ia menambahkan kedua tersangka sudah menjalani pemeriksaan tahap kedua. Berkas pemeriksaan keduanya pun akan dilimpahkan ke Kejaksaan Tinggi (Kejati) pada Kamis (12/1/2017) nanti.

Simak selengkapnya: epaper.solopos.com/

MASALAH SOSIAL : Korban Kebakaran di Timuran Masih Mengungsi

Warga Kampung Tumenggungan RT 004/RW 001 Kelurahan Timuran, Banjarsari, Solo, yang menjadi korban kebakaran pada Jumat (23/12/2016) lalu masih mengungsi.

Pada Selasa (10/1/2017) pagi, empat keluarga korban kebakaran masih mengungsi di Pendapa Taman Putra yang berlokasi di barat rumah mereka. Tiga keluarga di pendapa bekas bangunan Dalem Kepatihan tersebut menempati tiga tenda rofi yang disediakan Palang Merah Indonesia (PMI) Solo.

Sedangkan satu keluarga lainnya nekat tinggal di Pendapa Taman Putra hanya dengan memasang sekat sederhana.Salah satu warga korban kebakaran, Suwarsih Lestari, 54, mengatakan ada delapan keluarga di enam rumah yang menjadi korban kebakaran di Timuran.

Dari delapan keluarga tersebut, lanjut dia, empat keluarga masih mengungsi di Pendapa Taman Putra, dua keluarga bisa kembali menempati rumah masing-masing, dan dua keluarga sisanya tinggal di rumah kerabat. Suwarsih merupakan korban kebakaran yang tinggal di tenda rofidi Pendapa Taman Putra.

Simak selengkapnya: epaper.solopos.com/

Editor: | dalam: Peristiwa |
Iklan Baris
  • Gadai BPKB

    Gadai BPKB cair hari ini,aman,resmi, SMS/Telp/WA 085600411980, 087860559077, BB 59f36b86…

  • ONLINE SHOP Perkakas

    ONLINE SHOP Perkakas cari Karyawan-karyawati lulusan SMK, Bisa Komputer, Rajin. Hubungi: 0274-540198…

  • Dibutuhkan Serabutan pasutri

    Dibutuhkan Serabutan pasutri maksimal umur 35 tahun niat kerja, tidur dalam. Call: 0878-2121-9372…

  • Rumah dikontrakkan 2 Kamar Tidur

    Rumah dikontrakkan 2 Kamar Tidur, 2 Kamar Keluar, Garasi, Dapur Furniture, AC, PDAM, Telpon. Cocok untuk kanto…

  • Dibutuhkan marketing executive

    Dibutuhkan marketing executive di Nusantara Sakti Gejayan. Syarat: Pendidikan minimal SMP Usia 18-40 tahun, si…

  • Dibutuhkan 30 Satpam

    Dibutuhkan 30 Satpam, Penempatan Jogjakarta. Syarat punya sertifikat. Hubungi: 0878-0173-8321 SEGERA…

  • Butuh Uang, Sedona 06 Hitam

    Butuh Uang, Sedona 06 Hitam an.sendiri, Istimewa harga 70 juta hubungi: 0856-4900-8007…

  • Anda butuh pinjaman???

    Anda butuh pinjaman??? jangan bingung NSC Finance Solusinya, Jaminkan BPKB motor anda. Proses Cepat, tanpa pot…

  • Dijual tanah stratrgis

    Dijual tanah stratrgis, pinggir jalan aspal. Luas 742m2 di sendangtirto berbah Sleman. Hubungi: 0878-3941-1177…

  • Butuh montir sepeda moto

    Butuh montir sepeda motor maksimal 25tahun hubungi: Agus Jaya Motor jalan monjali 29 nandan telpon: 0817549347…

2
Menarik Juga »