UN 2017
Siswa Berkebutuhan Khusus Bebas Memilih, Mau Tertulis atau Komputer?

Teknisi komputer SMAN 1 Sleman, Ardian Purwonugroho, mengecek komputer yang akan digunakan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) tahun ajaran 2015-2016 ini, Senin (2/11/2015). (Harian Jogja/Bernadheta Dian Saraswati)Teknisi komputer SMAN 1 Sleman, Ardian Purwonugroho, mengecek komputer yang akan digunakan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) tahun ajaran 2015-2016 ini, Senin (2/11/2015). (Harian Jogja/Bernadheta Dian Saraswati)

UN 2017 di Jogja masih menggunakan komputer

Harianjogja.com, JOGJA – Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) DIY memastikan seluruh SMA-SMP menggunakan model Computer Based test (CBT) pada saat Ujian Nasional (UN) 2017 nanti. Kalangan siswa berkebutuhan khusus pun juga diproyeksi akan mengikuti Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) ini.

Lebih lanjut Kepala Disdikpora DIY Kadarmant Baskara Aji memaparkan, ada sekitar 1.000 siswa berkebutuhan khusus tingkat SMP-SMA di seluruh DIY ini. Saat ini pihaknya sedang mendata siswa berkebutuhan khusus itu berdasarkan kecacatan yang dimiliki.

Baca Juga : UN 2017 : UNBK Menyasar Siswa Berkebutuhan Khusus

Kendati begitu, khusus bagi siswa penyandang disabilitas itu nantinya ada perlakuan khusus dalam menghadapi UN. Pihaknya tidak bersifat kaku untuk memaksakan pilihan UNBK bagi mereka. Artinya siswa berkebutuhan khusus ini diberikan pilihan ingin menggunakan sistem komputer atau memakai Soal dalam bentuk naskah braille.

“Jika memang ingin menggunakan naskah braille ya kami sediakan. Termasuk pengawas pendamping yang siaga untuk membacakan soal,” jelasnya, Selasa (11/1/2017)

Agar tidak mengganggu peserta ujian lainnya, para siswa berkebutuhan khusus ini pun nantinya ditempatkan di ruang tersendiri.

Editor: | dalam: Kota Jogja |
Menarik Juga ยป