Buaya Nyasar Sepanjang Tiga Meter Muncul di Muara Opak

Buaya muara yang dikabarkan nyasar hingga ke tepi pantai dipancing dengan itik di Pantai Congot, Jangkaran, Temon pada Sabtu (24/12/2016). (Sekar Langit Nariswari/JIBI/Harian Jogja)Buaya muara yang dikabarkan nyasar hingga ke tepi pantai dipancing dengan itik di Pantai Congot, Jangkaran, Temon pada Sabtu (24/12/2016). (Sekar Langit Nariswari/JIBI/Harian Jogja)

Buaya Nyasar diketahui berada di sekitar hutan mangrove

Harianjogja.com, BANTUL — Setelah warga di sekitar Pantai Jatilawang yang merupakan wilayah perbatasan Kabupaten Purworejo dan Kulonprogo digegerkan akibat kemunculan buaya besar, kali ini fenomena itu melanda Bantul. Kabarnya, buaya sepanjang kurang lebih tiga meter kini tengah berkeliaran di kawasan sekitar muara Sungai Opak, Desa Tirtohargo, Kecamatan Kretek.

Baca Juga : Buaya Muara Nyasar di Pantai Congot, Begini Ceritanya

Yitno, salah satu pemancing yang berhasil ditemui Harianjogja.com di sekitar kawasan muara mengakui, kabar adanya buaya besar yang tengah berkeliaran di sekitar wilayah muara sungai itu sudah didengarnya sejak beberapa hari lalu. Kabar itu, didengarnya justru dari beberapa anggota SAR yang tengah melintas di lokasi sekitar ia memancing.

“Iya, benar. Saya malah dengar sendiri dari anggota SAR,” katanya saat ditemui di lokasi memancingnya yang berada di sekitar Pantai Samas, Rabu (11/1/2017) siang.

Dari penuturan beberapa warga dan pemancing lainnya yang berhasil dihimpun Harianjogja.com, buaya itu memang berukuran panjang sekitar 3-5 meter. Bahkan, beberapa warga membenarkan kabar bahwa buaya yang diperkirakan berjenis buaya muara itu telah memangsa seekor itik milik warga.

“Ada juga kabar seorang pencari ikan dengan jaring melihat buaya itu menyantap satu ekor bebek yang sedang mencari makan di kawasan hutan mangrove,” beber Slamet, warga Dusun Baros, Desa Tirtohargo.

Editor: | dalam: Bantul |
Menarik Juga »