SMA 7 Solo Gelar Pentas Seni di Mal

Ajang Kreasi Seni dan Budaya (Aksenda) SMA Negeri 7 Solo di Solo Paragon Lifestyle Mall, Solo, Jumat (10/2/2017). (M Ferri Setiawan/JIBI/Solopos)Ajang Kreasi Seni dan Budaya (Aksenda) SMA Negeri 7 Solo di Solo Paragon Lifestyle Mall, Solo, Jumat (10/2/2017). (M Ferri Setiawan/JIBI/Solopos)

Terobosan Baru SMA 7, Gelar Pentas Seni Di Mall

Harianjogja.com, SOLO – Sejumlah siswa putra dan putri mengenakan jaket hijau terlihat sibuk. Ada yang mengecek kesiapan stand, panggung, menata kursi, menyiapkan konsumsi snack serta minuman.

Terdapat puluhan stand dari tripleks berjajar di depan sebuah panggung berukuran sedang bertuliskan SMA 7 Solo Aksenda: The Wonderful Culture For Sparkle Fortune.

Stand itu kebanyakan diisi kalangan perguruan tinggi dari Solo, Semarang, Jakarta, Gresik Jawa Timur, serta perwakilan perguruan tinggi di Jepang, Malaysia, dan Singapura. Itulah kesibukan siswa-siswi SMA 7 Solo mempersiapkan gelaran bertajuk Aksi Seni dan Budaya (Aksenda) 2017 di Lantai II Solo Paragon Mall, Jumat (10/2/2017).

SMA Negeri 7 Solo membuat terobosan baru dengan menggelar kegiatan pentas seni dan budaya yang digabung ekspo pendidikan di sebuah pusat perbelanjaan modern. Ketua Panitia Aksenda SMA 7 Solo, Haris Setyawan, mengatakan ingin membuat terobosan baru dengan menggelar kegiatan di mall yang selama ini belum pernah di lakukan sekolah lain. “Ini kali pertama SMA 7 menggelar kegiatan pentas seni di sebuah mall,” katanya ditemui Solopos.com di sela persiapan pembukaan kegiatan tersebut.

Pemilihan mall Solo Paragon, lanjut dia, sesuai dengan tema Aksenda 2017: The Wonderful Culture For Sparkle Fortune yakni dengan budaya yang baru dan indah untuk menghasilkan masa depan gemilang. “Kegiatan ini untuk mengenalkan budaya baru pentas seni kepada masyarakat,” tandas siswa Kelas XI Mipa 5.

Haris menambahkan kegiatan di mall tersebut tidak menarik uang sumbangan dari para siswa. “Tidak ada sumbangan serupiah pun dari siswa, dananya berasal dari sekolah, sponsor, dn penjualan stand,” tandas Ketua OSIS SMA 7 Solo ini. Haris berharap melalui kegiaan di Solo Paragon Mall ini dapat mengenalkan potensi luar biasa siswa SMA 7 Solo kepada masyarakat umum.

Ajang Aksenda yang berlangsung Jumat-Minggu (10-12/2) diisi dengan berbagai pentas seni dan budaya, seperti musik, tari, teater, dari siswa sejumlah SMA di Solo serta mahasiswa perguruan tinggi di Solo, Jogja, dan Semarang. Sebagian bintang tamu group band indie asal Solo, Maltic dan Jungkat Jungkit, serta grup band Fisip Meraung.

Di samping menyaksikan pentas seni dan budaya, pengunjung juga dapat mengunjungi stand-stand untuk konsultasi pendidikan ke perguruan tinggi, membeli aneka makanan dan minuman, serta karya siswa SMA 7 Solo berupa guci hias, wayang golek. Sementara, Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan SMA 7 Solo, Reni Ernawati, mengungkapkan kegiatan di mall lebih strategis untuk menarik banyak pengunjung. “Kalau kegiatan digelar di sekolah yang jumlah pengunjungnya terbatas,” kata dia .

Dia berharap kegiatan tersebut dapat dikunjungi minimal sebanyak 3.000 orang. “Kegiatan pentas seni rutin digelar tiap tahun, baru sekarang digelar di mall,” ungkap Reni. Menurut dia, kegiatan tersebut tidak menganggu kegiatan belajar siswa, karena Jumat dan Sabtu siswa pulang lebih awal dibandingkan hari biasa, sedangkan Minggu libur.

Editor: | dalam: Pendidikan |
1
Menarik Juga »