FOTO ROB SEMARANG
Semarang Butuh Arsip Drainase Belanda

Pengendara sepeda motor melintasi Jl. Empu Tantular yang terendam rob di Bandarharjo, Semarang, Jateng, Kamis (16/3/2017). (JIBI/Solopos/Antara/Aditya Pradana Putra)Pengendara sepeda motor melintasi Jl. Empu Tantular yang terendam rob di Bandarharjo, Semarang, Jateng, Kamis (16/3/2017). (JIBI/Solopos/Antara/Aditya Pradana Putra)

Rob Semarang bisa diatasi dengan arsip Belanda.

Bocah mengendarai sepeda mengarungi rob di Jl. Empu Tantular, Bandarharjo, Kota Semarang, Jateng, Kamis (16/3/2017). (JIBI/Solopos/Antara/Aditya Pradana Putra)

Bocah mengendarai sepeda mengarungi rob di Jl. Empu Tantular, Bandarharjo, Kota Semarang, Jateng, Kamis (16/3/2017). (JIBI/Solopos/Antara/Aditya Pradana Putra)

Pemerintah Provinsi Jawa Tengah meminta bantuan pemerintah Belanda untuk memberikan duplikat arsip terkait sistem drainase dan saluran air di kawasan Bandarharjo, Kota Semarang, Jawa Tengah (Jateng) yang dibuat pada masa pemerintahan kolonial Belanda. Duplikat arsip itu dibutuhkan untuk mengatasi rob atau limpasan air laut ke daratan yang kerap terjadi di Kota Semarang, sebagaimana didokumentasikan Kantor Berita Antara, Kamis (16/3/2017).

KLIK dan LIKE di sini untuk lebih banyak berita Semarang Raya

Editor: | dalam: Feature |
3
Menarik Juga ยป