WISATA MAGETAN
Pemkab Segera Terapkan E-Ticketing di Telaga Sarangan

Pengunjung memadati kawasan objek wisata Telaga Sarangan, Magetan, Minggu (7/2/2016). (JIBI/Solopos/Antara/Fikri Yusuf)Pengunjung memadati kawasan objek wisata Telaga Sarangan, Magetan, Minggu (7/2/2016). (JIBI/Solopos/Antara/Fikri Yusuf)

Wisata Magetan, e-ticketing segera diterapkan di Telaga Sarangan.

Harianjogja.com, MAGETAN – Tiket masuk secara elektronik atau E-Ticketing System akan segera diterapkan di objek wisata Telaga Sarangan yang berada di lereng Gunung Lawu, Kabupaten Magetan.

Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Magetan, Siran, mengatakan penerapan tiket masuk secara elektronik di objek wisata Telaga Sarangan bertujuan untuk meningkatkan pelayanan kepada wisatawan.

“Selama ini sistem tiket masuk ke Telaga Sarangan berlangsung secara manual. Sesuai rencana, sistem manual tersebut akan diganti dengan yang elektronik sebagai bentuk peningkatan layanan kepada wisatawan,” ujar Siran, di Magetan, Senin (20/3/2017).

Dia menjelaskan rencananya penerapan tiket masuk secara elektronik di objek wisata Telaga Sarangan dilakukan pada tahun 2017. Pihaknya telah menganggarkan dana sebesar Rp116 juta untuk pengadaan alat penunjangnya.

“Pengadaan alat untuk tiket masuk eleltronik akan dilakukan tahun ini agar dapat pula diterapkan di tahun yang sama,” ucap dia.

Siran menambahkan selain untuk peningkatan layanan, fasilitas tersebut juga sebagai wujud pelaksanaan manajemen yang transparan, akurat, dan selalu mengikuti perkembangan teknologi.

Di sisi lain, penerapan tiket masuk secara elektronik juga untuk mencegah praktik kecurangan dalam pelaksanaan sistem tiket masuk yang manual. Nantinya, setelah alat tiket elektronik siap, pihaknya akan segera melakukan pelatihan bagi para petugas.

Seperti diketahui, Telaga Sarangan merupakan objek wisata andalan milik Pemkab Magetan. Keberadaannya di lereng Gunung Lawu yang berudara sejuk, membuat objek tersebut menjadi lokasi wisata favorit yang banyak dikunjungi wisatawan.

Pemkab setempat menargetkan jumlah kunjungan wisatawan di objek tersebut dapat terus meningkat hingga mencapai lebih dari 700.000 orang setiap tahunnya.

Sedangkan untuk pendapatan asli daerah (PAD) dari objek wisata tersebut, Dinas Pariwisata dan Kebudayaan setempat mencatat PAD Telaga Sarangan telah tembus hingga Rp6,2 miliar setiap tahun.

Editor: | dalam: Madiun |
3
Menarik Juga »