INFORIAL

HARI KARTINI
Promo Voucher Pertalite di SPBU Soloraya Diserbu Pembeli

Pembeli menunjukkan voucher gratis 1 liter Pertalite di SPBU 41.571. 01 Gilingan, Solo, Jumat (21/4/2017). (Sunaryo Haryo Bayu/JIBI/Solopos)Pembeli menunjukkan voucher gratis 1 liter Pertalite di SPBU 41.571. 01 Gilingan, Solo, Jumat (21/4/2017). (Sunaryo Haryo Bayu/JIBI/Solopos)

Promo Hari Hartini berupa voucher gratis Pertalite diserbu pembeli.

Harianjogja.com, SOLO — Promo voucher gratis Pertalite untuk memperingati Hari Kartini meningkatkan penjualan bahan bakar khusus (BBK) tersebut pada Jumat (21/4/2017). Aksi petugas wanita di stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) mendapat apresiasi dari konsumen.

Business Unit Head SPBU COCO (Company Owned Company Operation) Gilingan, Muhammad Bima Habibi Alamsyah, mengatakan terdapat 50 voucher pertalite dibagikan ke konsumen perempuan pada pukul 10.00 WIB-11.30 WIB. Voucher tersebut dibagi menjadi dua kategori, yakni 25 voucher untuk sepeda motor dan 25 voucher untuk mobil.

Setiap pembelian Rp20.000 untuk sepeda motor akan mendapat voucher satu liter Pertalite sedangkan konsumen mobil mendapat voucher dua liter Pertalite setiap pembelian minimal Rp100.000. Voucher tersebut bisa ditukar hingga tiga hari mendatang atau hingga Minggu (23/4/2017) di SPBU bersangkutan.

“Program ini hanya sampai pukul 11.30 WIB sehingga meski masih ada sisa voucher tetap tidak akan diberikan. Sampai saat ini [pukul 11.00 WIB] sudah ada 20 voucher untuk sepeda motor dan 17 voucher untuk mobil yang telah dibagikan,” ungkap laki-laki yang akrab disapa Bima ini saat ditemui wartawan, Jumat (21/4/2017).

Dia mengatakan selama program berlangsung, layanan self service dihentikan sementara supaya layanan bisa lebih cepat dan mudah. Apalagi ada kendala di sistem. Dia menjelaskan konsumsi Pertalite harian di SPBU tersebut sebanyak 24 ton, Pertamax 8-16 ton, dan Premium 24 ton.

Business Unit Head SPBU COCO Solo Baru, Dimas Hendro A., mengatakan promo ini mendapat apresiasi positif dari masyarakat, terutama konsumen wanita yang antusias untuk mengikuti program tersebut. Oleh karena itu, tidak sampai satu jam, 25 voucher Pertalite untuk sepeda motor sudah habis. Namun voucher Pertalite untuk konsumen bermobil masih sisa enam.

“Antusiasme konsumen tinggi. Banyak yang setelah diberi tahu ada promo, pembelian nambah supaya bisa dapat voucher, untuk konsumen motor maupun mobil. Namun karena jumlah wanita yang mengendarai mobil tidak banyak sehingga masih ada sisa [voucher],” ujarnya.

Dia menjelaskan konsumen bersepeda motor yang tadinya hanya ingin membeli Rp10.000 akhirnya tambah menjadi Rp20.000, begitu juga konsumen bermobil yang awalnya ingin membeli Rp50.000 ditambah menjadi Rp100.000 supaya mendapat voucher. Namun, dia mengakui kenaikan penjualan Pertalite pada hari itu tidak signifikan mengingat jumlah voucher yang dibagikan juga tidak terlalu banyak.

Menurut dia, konsumsi Pertalite masih normal di angka 8 ton-9 ton/hari sedangkan Premium juga masih 6 ton-7 ton/hari dan Pertamax sekitar 5 ton/hari. Tidak hanya program gratis voucher yang mendapat perhatian dari masyarakat tapi juga cara berpakaian petugas wanita di SPBU karena mengenakan kebaya dan jarit.

Ada beberapa konsumen yang memotret petugas wanita tersebut atau bahkan mengajak berfoto bersama. Program gratis voucher Pertalite ini diadakan 42 SPBU di wilayah Pertamina Jawa Bagian Tengah (JBT). Di Soloraya hanya ada enam SPBU, dua di Solo, dua di Sukoharjo, satu di Boyolali, dan satu di Klaten.

 

Editor: | dalam: Ekonomi |
Menarik Juga »