KEBAKARAN KEDIRI
Kebakaran di RS Bhayangkara Kediri, Pasien Dievakuasi ke Halaman dan Lorong

Petugas pemadam kebakaran menyemprotkan air ke ruang Kemuning di RS Bhayangkara Kediri, Senin (1/5/2017). (Istimewa/polreskedirikota.com)Petugas pemadam kebakaran menyemprotkan air ke ruang Kemuning di RS Bhayangkara Kediri, Senin (1/5/2017). (Istimewa/polreskedirikota.com)

Kebakaran Kediri, RS Bhayangkara Kediri mengalami kebakaran.

Harianjogja.com, KEDIRI — Kebakaran melanda Rumah Sakit Bhayangkara Kediri, Senin (1/5/2017). Api melalap dua ruangan di rumah sakit tersebut, yaitu ruang perawatan Kemuning dan gudang obat di lantai II.

Kebakaran tersebut membuat ratusan pasien yang menjalani perawatan dievakuasi di halaman dan lorong rumah sakit. Pasien di rumah sakit itu juga sempat panik dan berhamburan keluar ruangan.

Kepanikan dan ketakutan dialami pasien yang sedang menjalani perawatan. Selain itu, petugas juga mengevakuasi bayi yang baru dilahirkan.

Kapolresta Kediri, AKBP Anthon Haryadi, mengatakan ada delapan unit mobil pemadam kebakaran yang dikerahkan untuk memadamkan api di rumah sakit tersebut. Selain mobil damkar, polisi juga mengerahkan dua unit mobil water canon untuk membantu menjinakkan si jago merah.

Petugas sempat kesulitan memadamkan api lantaran cuaca panas disertai angin yang membuat api berkobar. “Selain angin, lokasi kebakaran berada di ketinggian mengharuskan petugas naik ke ruangan yang lebih tinggi. Tapi alhamdulilah api dapat dipadamkan setelah satu jam,” kata dia yang dikutip Madiunpos.com dari laman polreskedirikota.com, Senin.

Anthon menuturkan titik api pemicu kebakaran muncul dari gudang arsip dan penyimpanan barang-barang medis. Setelah api padam, pasien yang sebelumnya dievakuasi dikembalikan ke ruang perawatan.

Namun, belum semua pasien bisa masuk ruang perawatan. Banyak pasien yang ditampung di ruang poliklinik rumah sakit tersebut. Petugas belum mengetahui secara pasti penyebab kebakaran di rumah sakit milik Polri itu.

“Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini. Hanya gudang bahan medis dan ruang arsip yang hangus terbakar. Polisi telah memasang garis polisi di lokasi kebakaran dan menunggu tim forensik Polda Jatim melakukan olah TKP guna mengetahui secara pasti penyebab kebakaran itu,” jelas dia.

 

Editor: | dalam: Madiun |
Menarik Juga »