INFORIAL

KEUSKUPAN AGUNG SEMARANG
Jelang Pelantikan, Mgr Rubi Masih Sibuk Ngajar

Mgr. Robertus Rubiyatmoko (kanan) dipilih oleh Paus Fransiskus untuk memimpin Keuskupan Agung Semarang.(www.hidupkatolik.com)Mgr. Robertus Rubiyatmoko (kanan) dipilih oleh Paus Fransiskus untuk memimpin Keuskupan Agung Semarang.(www.hidupkatolik.com)

Uskup agung Semarang terpilih Monsinyur (Mgr.) Robertus Rubiyatmoko akan segera dilantik Duta Besar Vatikan.

Harianjogja.com, SEMARANG – Sehari menjelang acara pelantikannya sebagai Uskup Agung Semarang, Monsinyur (Mgr) Robertus Rubiyatmoko masih disibukkan dengan pekerjaan sebagai dosen Universitas Sanata Dharma (Sadhar) Yogyakarta. Bahkan pemimpin Keuskupan Agung Semarang itu tak terlihat saat acara gladi resik penahbisannya sebagai uskup agung Semarang di Lapangan Bhayangkara, Akademi Polisi (Akpol), Kota Semarang, Rabu (17/5/2017).

Baca juga USKUP AGUNG : Inilah Profil Rama Rubi, Pemimpin Baru Keuskupan Agung Semarang

Vikaris Episkopalis Gereja Katedral Semarang, Rama Sukendar, menyebutkan rangkaian acara pelantikan Mgr. Rubi, sapaan Robertus Rubiyatmoko, akan dimulai Kamis (18/5/2017) nanti. Namun, acara puncak pelantikan atau penahbisan yang digelar di Lapangan Bhayangkara Akpol akan dimulai Jumat (19/5/2017) pukul 16.00 WIB.

Selama acara gladi resik penasbihan, Kamis siang, Rama Sukendar mengatakan jika Mgr. Rubi tidak hadir. “Beliau masih mengajar sebagai dosen di Universitas Sanata Dharma Yogyakarta. Kebetulan di sana beliau mengajar Ilmu Filsafat dan Teologi di Fakultas Teologi Kepausan,” beber Rama Sukendar kepada Semarangpos.com, Rabu siang.

Rama Sukendra juga menyebutkan jelang acara pelantikan itu, Uskup Agung Semarang terpilih tidak melakukan persiapan khusus. Meski demikian, Mgr. Rubi telah menjalani retret pribadi di Pusat Spiritual Girisonta, Ungaran, Kabupaten Semarang, selama tiga pekan sesaat setelah dirinya ditunjuk oleh Paus Fransiskus untuk memimpin Keuskupan Agung Semarang, pertengahan Maret lalu.

Rama Sukendra menyebutkan penunjukkan dan pelantikan Mgr. Rubi sebagai uskup agung Semarang menjadi berkah bagi umat Katolik, terutama yang berdomisili di wilayah Jawa Tengah (Jateng) dan Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY). Hal itu dikarenakan sebelum dipilihnya pria kelahiran Sleman, 10 Oktober 1963 itu sebagai uskup agung Semarang, Keuskupan Agung Semarang mengalami kekosongan pemimpin.

“Jelas ini menjadi sebuah hadiah bagi kami. Maklum sejak meninggalnya Mgr Johannes Pujasumarta pada 10 November 2015 lalu kepemimpinan di Keuskupan Agung Semarang kosong. Dengan terpilihnya Mgr Rubi jelas ini menjadi berkah bagi kami,” beber Rama Sukendra.

Baca juga PEMIMPIN AGAMA : Pemimpin Agama Vatikan Tunjuk Rama Rubi sebagai Uskup Agung Semarang

Rama Sukendra menambahkan acara penahbisan atau yang menjadi puncak pelantikan Mgr Rubi sebagai Uskup Agung Semarang akan digelar meriah. Puluhan ribu umat Katolik di Jateng-DIY direncana datang dalam acara ini.

Sekitar 1000 penyanyi latar dari 100 paroki yang ada di Jateng dan DIY juga akan dilibatkan dalam kelompok paduan suara. Acara ini penahbisan itu nantinya akan dipimpin oleh Uskup Agung Jakarta, Mgr. Dr. Ignatius Suharyo Hardjoatmodjo, dengan didampingi Uskup Agung Bandung Mgr. Antonius Subianto Bunjamin dan Uskup Agung Malang Mgr. Henricus Pidyarto Gunawan.

KLIK dan LIKE di sini untuk lebih banyak berita Semarang Raya

Editor: | dalam: Semarang |
Menarik Juga »