INFORIAL

Menjelajahi Pakuan, Ibu Kota Pajajaran yang Terlupakan

Prasasti Batu Tulis peninggalan Kerajaan Pajajaran. (Istimewa/Sportourism.id)Prasasti Batu Tulis peninggalan Kerajaan Pajajaran. (Istimewa/Sportourism.id)

Menjelajahi Pakuan, Ibu Kota Pajajaran yang Terlupakan

Sebelum bernama Bogor, kota yang masuk ke dalam Provinsi Jawa Barat ini pada masa pemerintahan kolonial pernah bernama Buitenzorg. Sebelumnya lagi, kota ini sempat bernama Pakuan yang merupakan Ibu kota bagi Kerajaan Pajajaran. Saat ini, Bogor lebih dikenal sebagai pusat pendidikan dan penelitian pertanian nasional. Hal ini dengan ditandai oleh berdirinya berbagai lembaga dan balai penelitian pertanian dan biologi, salah satunya adalah Institut Pertanian Bogor.

Bekas-bekas kejayaan Pajajaran di Bogor seakan telah memudar. Generasi sekarang bahkan banyak yang tidak mengetahui secara pasti di mana letak Pakuan. Oleh karena itu, selain berkunjung ke bermacam-macam tempat menarik yang ada di Bogor, ada baiknya berkunjung juga ke tempat wisata sejarah Bogor seperti di bawah ini.

Prasasti Batu Tulis

Prasasti Batu Tulis peninggalan Kerajaan Pajajaran. (Istimewa/Sportourism.id)

Prasasti Batu Tulis peninggalan Kerajaan Pajajaran. (Istimewa/Sportourism.id)

Prasasti Batu Tulis merupakan salah satu peninggalan Kerajaan Pajajaran yang paling ternama. Prasasti tersebut dibuat pada masa pemerintahan Prabu Surawisesa.

Prasasti itu menceritakan tentang kejayaan dan kehebatan Prabu Siliwangi selama memerintah Kerajaan Pajajaran atau Kerajaan Sunda. Selain prasasti, terdapat pula batu tapak yang merupakan bekas telapak kaki Prabu Surawisesa.

Lokasi penyimpanan Prasasti Batu Tulis terletak di Jalan Raya Batu Tulis, Bogor, di dalam sebuah bangunan sederhana. Meskipun merupakan peninggalan sejarah yang begitu bernilai, belum banyak orang yang mau berkunjung ke wisata sejarah yang satu ini.

Kebun Raya Bogor

Kebun Raya Bogor sebetulnya telah ada pada zaman Kerajaan Sunda. Di masa pemerintahan Prabu Siliwangi, kebun ini merupakan bagian dari hutan buatan yang disebut dengan samida. Pada masa pemerintahan Gubernur Jenderal Thomas Stamford Raffles, tempat ini kemudian diubah menjadi taman bergaya Inggris klasik. Hal ini menandai awal mula pembangunan dan pengembangan Kebun Raya Bogor hingga menjadi seperti sekarang.

Di area seluas 87 hektare ini, tumbuh sekitar 15.000 jenis pohon dan tumbuhan. Di dalam Kebun Raya Bogor juga terdapat Museum Zoologi.

Museum Pasir Angin

Sebelumnya, Museum Pasir Angin merupakan salah satu situs sejarah yang terdapat di Bogor. Di tempat ini, pernah ditemukan batu monolit dengan tinggi 1,2 meter. Monolit tersebut memiliki sisi yang datar dan menghadap ke arah timur. Museum ini terletak di dekat Sungai Cianten dan termasuk ke dalam wilayah Desa Cemplang, Cibungbung, Bogor.

Koleksi museum sendiri terdiri dari barang-barang purbakala, seperti menhir, batu kursi, batu meja, batu lumpang, sarkofagus, punden berundak, dinding batu, benteng dan sejumlah koleksi lainnya.

Museum Perjuangan

Museum Perjuangan memiliki koleksi senjata dan peralatan perang yang digunakan oleh tentara Indonesia, saat perang merebut kemerdekaan. Di museum yang terletak di Jalan Merdeka ini terdapat koleksi-koleksi benda bersejarah lain yang terdiri dari uang kuno, dokumen, foto, baju-baju pejuang, mesin ketik, mesin cetak, kliping koran-koran tua, dan diorama.

Museum PETA

PETA atau Pembela Tanah Air merupakan kesatuan militer bentukan Jepang yang menjadi cikal bakal Tentara Nasional Indonesia. Museum PETA di Bogor berlokasi di Pusat Pendidikan Zeni TNI-AD. Di depan museum sendiri, berdiri monumen dari 2 tokoh penting TNI, yaitu Jenderal Sudriman dan Supriadi.

Koleksi Museum PETA terdiri dari berbagai macam diorama, monumen terkait pembentukan TNI, dan lain-lainnya.

Belum ke Bogor namanya kalau belum ke puncak. Setelah memahami sejarah Bogor yang juga menjadi bagian dari sejarah nusantara, kini saatnya untuk melanjutkan wisata ke lokasi-lokasi menarik yang lain.

Jangan lupa untuk memesan akomodasi hemat selama berada di Bogor. Banyak hotel murah di Bogor  yang bisa Anda cari di Airy Rooms, jaringan hotel terbesar di Indonesia.

Dengan jaminan 7 fasilitas standar, mulai dari kamar hotel yang bersih dan sejuk ber-AC, kamar mandi dengan pancuran air hangat, TV layar datar dan jaringan internet WiFi gratis, hingga air minum yang disediakan di setiap kamar, Airy rooms bisa menjadi pilihan yang tepat bagi Anda yang mendambakan penginapan murah dengan fasilitas memadai.

Pemesanan hotel juga bisa dilakukan lewat website atau aplikasi yang dapat diunduh melalui ponsel pintar yang Anda miliki. Untuk pembayarannya, Airyrooms menawarkan 3 kemudahan pembayaran, transfer antar bank, menggunakan kartu kredit, atau melalui gerai Indomaret. Selamat menjelajahi Pakuan ya.

Editor: | dalam: Travel |
Menarik Juga »