WISATA KULONPROGO
Menikmati Pesona Waduk Sermo dari Bukit Cendana

Pengunjung bisa berfoto dengan latar belakang keindahan Waduk Sermo dan perbukitan menoreh di obyek wisata Bukit Cendana, Dusun Tegiri II, Desa Hargowilis, Kecamatan Kokap, Kulonprogo. Foto diambil pada 23 Mei 2017.(Rima Sekarani I.N./JIBI/Harian Jogja)Pengunjung bisa berfoto dengan latar belakang keindahan Waduk Sermo dan perbukitan menoreh di obyek wisata Bukit Cendana, Dusun Tegiri II, Desa Hargowilis, Kecamatan Kokap, Kulonprogo. Foto diambil pada 23 Mei 2017.(Rima Sekarani I.N./JIBI/Harian Jogja)

Wisata Kulonprogo diperkaya dengan pemandangan dari bukit Cendana

Harianjogja.com, KULONPROGO — Bukit Cendana menambah daftar objek wisata alternatif yang layak dipilih untuk menikmati keindahan Waduk Sermo dan perbukitan menoreh di Kulonprogo. Pengunjung juga bisa berwisata sembari mengenal lebih dekat berbagai potensi desa setempat.

Bukit Cendana terletak di Dusun Tegiri II, Desa Hargowilis, Kecamatan Kokap, Kulonprogo. Objek wisata ini baru dikembangkan secara swadaya oleh masyarakat sekitar sejak Januari 2017. “Di sini banyak ditumbuhi pohon cendana sehingga dinamakan Bukit Cendana,” kata pengelola obyek wisata Bukit Cendana, Sutriyono, beberapa waktu lalu.

Sutriyono mengungkapkan, selama ini Bukit Cendana menjadi tempat yang sering didatangi anak muda untuk merayakan kenaikan kelas atau kelulusan sekolah. Menurutnya, hal itu merupakan potensi yang bisa digarap sebagai lokasi wisata. Warga Tegiri II kemudian membangun dua wahana foto dengan latar belakang deretan perbukitan menoreh dan Waduk Sermo. Mereka juga melengkapinya dengan beberapa fasilitas pendukung lain seperti jalan wisata. Biaya yang sudah digunakan disebut mencapai Rp150 juta.

Media sosial tetap menjadi andalan untuk melakukan promosi. Namun, pengelola juga mencoba menyelenggarakan kegiatan yang bisa mendatangkan banyak pengunjung. Salah satunya adalah jalan sehat yang diikuti 1.800 orang peserta pada April lalu. Hasilnya, Bukit Cendana menjadi semakin dikenal. Obyek wisata tersebut rata-rata dikunjungi 50-100 orang pada akhir pekan atau hari libur lainnya.

Sutriyono memaparkan, Tegiri II juga memiliki potensi berupa pengolahan gula semut serta kesenian wayang, ketoprak, dan musik krumpyung. Semua itu akan diintegrasikan dalam sebuah paket wisata. Dengan begitu, pengunjung diharapkan betah menikmati keindahan Waduk Sermo dari ketinggian sambil mendengarkan alunan musik tradisional atau menyantap hidangan khas Kulonprogo. “Biasanya memang ada kunjungan dari berbagai kalangan terkait pengolahan gula semut. Itu bisa sekalian kami bawa ke sini juga,” ujar Sutriyono.

Sutriyono lalu mengatakan, pengembangan Bukit Cendana masih akan dilakukan secara bertahap. Pihaknya berencana menambah wahana foto serta membangun beberapa pondokan dan sentra kuliner. “Pondokan akan disediakan untuk memfasilitasi wisatawan yang ingin menikmati nuansa pagi di atas sehingga bisa menginap dulu,” ungkap dia.

Sementara itu, Wakil Bupati Kulonprogo, Sutedjo mengapresiasi upaya warga Tegiri II yang tergerak untuk mengembangkan potensi wilayahnya. Meski begitu, dia berharap kelestarian alam tetap diutamakan. “Kalau bedah menoreh sudah terealisasi, potensi wisata seperti Bukit Cendana ini akan bisa lebih berkembang,” ucap Sutedjo.

Editor: | dalam: Kulon Progo |
Menarik Juga ยป