LEBARAN 2017
Komunitas Offroad Soloraya Tawarkan Jasa Derek Gratis untuk Pemudik, Ini Nomor Kontaknya

Salah satu mobil offroad yang disiapkan oleh komunitas offroad Soloraya untuk melayani jasa derek gratis bagi pemudik. (istimewa)Salah satu mobil offroad yang disiapkan oleh komunitas offroad Soloraya untuk melayani jasa derek gratis bagi pemudik. (istimewa)

Lebaran 2017, komunitas offroad Soloraya menawarkan jasa derek gratis untuk pemudik.

Harianjogja.com, BOYOLALI — Ada banyak cara ditempuh untuk membantu sesama, khususnya menyambut Idul Fitri. Salah satunya seperti dilakukan dua komunitas offroad di Soloraya, yakni Indonesia Offroad Federation (IOF) dan JUBA.

Dengan mengusung semangat membantu sesama tanpa pamrih, komunitas offroad ini menawarkan jasa derek mobil yang mogok secara gratis bagi para pemudik. Salah satu koordinator sukarelawan derek mobil gratis, Andi Lala, 34, mengatakan kegiatan kemanusiaan itu ditempuh berangkat dari kekhawatiran adanya mobil pemudik yang mogok di malam hari atau di tengah jalan sepi permukiman.

Andi membayangkan insiden mobil mogok akan menjadi sangat mencekam dan menakutkan bagi keluarga pemudik jika tak ada pertolongan dari sesama. “Nah, dari situlah kami tergerak untuk melakukan aksi kemanusiaan ini. Ini murni kegiatan sosial kemanusiaan gratis,” ujarnya kepada Solopos.com di Boyolali, Senin (19/6/2017).

Andi bersama rekan-rekan sesama pencinta offroad Soloraya telah menyiapkan tiga mobil offroad untuk menderek mobil pemudik yang mogok di wilayah Soloraya. Jika masih kurang, Andi siap mengajak teman-teman lainnya untuk bergabung.

“Mobil yang sudah ready ada tiga mobil offroad. Kalau kurang, kami masih ada anggota komunitas offroad yang siap kapan pun,” tambahnya.

Selain menyebarkan nomor telepon miliknya, yakni 081-999-899-499, Andi dan teman-temannya juga stand by dan patroli di sejumlah lokasi jalan raya yang dilintasi pemudik. Jika menemukan mobil terhenti, Andi tak segan menawarkan jasa derek sukarela untuk dibawa ke lokasi bengkel terdekat.

“Ini juga ajaran kiai kami agar suka membantu sesama tanpa pamrih,” paparnya.

Terkait biaya operasional, Andi memastikan semua biaya berasal dari kantong pribadi komunitas offroad. Kegiatan akan difokuskan untuk membantu warga pemudik yang mengalami mogok di wilayah Soloraya.

“Mereka ini kan pemudik dari jauh-jauh yang ingin pulang hanya untuk bertemu orang tua dan saudara. Semoga aksi kami bermafaat,” ujarnya.

Editor: | dalam: Boyolali |
Menarik Juga »