Selamat Idul Fitri

Sayembara Tangkap Maling Pakai Tarif Siang dan Malam yang Beda

Spanduk tangkap maling berhadiah di Yogyakarta. (Istimewa/liputan6.com)Spanduk tangkap maling berhadiah di Yogyakarta. (Istimewa/liputan6.com)

Kisah unik kali ini tentang spanduk sayembara untuk menangkap maling dengan hadiah uang tunai.

Harianjogja.com, SOLO – Demi keamanan lingkungan, pengurus rukun tetangga (RT) biasa mengadakan siskamling, selain itu bisa juga menyewa tim sekurit yang ditugaskan mengamankan areal tertentu. Namun apa jadinya kalau sayembara dilakukan untuk menjaga keamanan lingkungan? Mungkin spanduk di sebuah perumahan ini sebagai salah satu contoh nyatanya.

Sebuah foto spanduk berisi sayembara menangkap maling beredar di media sosial (medsos). Foto tersebut diunggah oleh akun Twitter @NetizenTofa, Sabtu (17/6/2017). Dalam cuitannya diunggah spanduk yang dibuat pengurus RT02 RW07. Tidak ada informasi mengenai perumahan atau desa lokasi ditempelnya spanduk tersebut.

“Tangkap maling berhadiah. Menangkap maling di lingkungan RT02 RW 07 diberikan hadiah, malam hari Rp500.000, siang hari Rp750.000,” bunyi pernyataan dalam spanduk tersebut.

Spanduk menangkap maling berhadiah (Twitter)

Spanduk menangkap maling berhadiah (Twitter)

Foto spanduk tersebut mengundang beragam komentar dari warganet. Ada yang merasa pihak aparat harus merasa tersindir, ada juga yang kagum, heran, hingga bertanya-tanya lokasi tempat ditemukan spanduk.

Bagi teman-teman aparat, baliho ini tamparan keras sebenarnya. Itu jika mereka sadar,@Abin4Haykal.

Duh, sampai warga sendiri bikin sayembara, dana dari pemerintah kayaknya nih,” tulis akun @tariqeituerto1.

Spanduk sayembara menangkap maling berhadiah ini bukan yang pertama viral di medsos. Sebelumnya, pada 2016 spanduk dengan tujuan serupa pernah ada di RT 32 RW 08, Desa Warungboto, Yogyakarta. Bagi yang menangkap maling di desa tersebut akan diberi hadiah Rp300.000 – Rp500.000.

Editor: | dalam: Peristiwa |
Menarik Juga »