PSIM JOGJA
Sapu Bersih Laga Kandang di Putaran Kedua

Ketua Umum PSIM Jogja Agung Damar Kusumandaru (baju putih) berfoto bersama dengan Rektor UAD Kasiyarno di kampus 1 UAD, Jumat (17/3/2017) siang. (Jumali/JIBI/Harian Jogja)Ketua Umum PSIM Jogja Agung Damar Kusumandaru (baju putih, kiri) berfoto bersama dengan Rektor UAD Kasiyarno di kampus 1 UAD, Jumat (17/3/2017) siang. (Jumali/JIBI/Harian Jogja)

15 poin itu perlu didapat dengan kemenangan di tiga laga kandang serta enam poin dari laga tandang

Harianjogja.com, JOGJA—PSIM Jogja butuh tambahan 15 poin untuk menjaga peluang lolos ke babak 16 Besar Liga 2 musim ini. Tambahan belasan poin itu juga bisa menjadikan klub berjuluk Laskar Mataram ini bertahan di kompetisi kasta kedua di Tanah Air ini.

Manajer PSIM, Agung Damar Kusumandaru, merinci 15 poin itu perlu didapat dengan kemenangan di tiga laga kandang serta enam poin dari laga tandang putaran kedua. Target poin tandang tidak bisa banyak karena ketatnya persaingan di Grup 5.

“Minimal enam poin di laga tandang dan sapu bersih poin di laga kandang,” ungkapnya kepada Harian Jogja, Jumat (14/7/2017). Capaian akhir PSIM di posisi kedua klasemen sementara Grup 5 dengan 11 poin tidak sepenuhnya bisa dikatakan aman. Posisi PSIM masih bisa tergusur oleh Martapura FC dan Persinga Ngawi yang memiliki satu pertandingan sisa.

Di Grup 5, PSIM bersaing dengan Persepam Madura Utama, PSBI Blitar, Madiun Putra, Martapura FC, Persatu Tuban, Persinga Ngawi dan Persebaya Surabaya. Di klasemen sementara sekarang ini, Persebaya berada di urutan pertama dengan 11 poin. Menang selisih poin dibanding PSIM di urutan kedua yang mengantongi nilai sama, 11.

Editor: | dalam: Indonesia |
Menarik Juga »