HARI PERTAMA SEKOLAH
Ratusan Kursi SMP Negeri di Kulonprogo Tidak Terisi

Murid Sekolah Menengah Pertama Negeri 3 Sentolo, Ganis Widiatmono, berbincang dengan Bupati Kulonprogo, Hasto Wardoyo, di sela-sela pelaksanaan ujian nasional di SMPN 3 Sentolo, Selasa (5/5/2015). Ganis, murid penderita low vision, mengaku huruf soal terlalu kecil untuk dibaca meski sudah memakai sejumlah alat bantu. (JIBI/Harian Jogja/Rima Sekarani I.N)Murid Sekolah Menengah Pertama Negeri 3 Sentolo, Ganis Widiatmono, berbincang dengan Bupati Kulonprogo, Hasto Wardoyo, di sela-sela pelaksanaan ujian nasional di SMPN 3 Sentolo, Selasa (5/5/2015). Ganis, murid penderita low vision, mengaku huruf soal terlalu kecil untuk dibaca meski sudah memakai sejumlah alat bantu. (JIBI/Harian Jogja/Rima Sekarani I.N)

Ratusan kursi SMP negeri di Kulonprogo diketahui belum terisi

 
Harianjogja.com, KULONPROGO-Ratusan kursi SMP negeri di Kulonprogo diketahui belum terisi paska Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) beberapa waktu lalu. Hanya 26 dari 36 sekolah yang kuotanya mampu terpenuhi.

Kepala Bidang SMP Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Kulonprogo, Jujur Santosa mengatakan, total kuota yang disediakan 36 SMP negeri di Kulonprogo mencapai 4.672 kursi.

Namun, jumlah peserta didik yang diterima diketahui hanya 4.230 orang. Dengan demikian, masih tersisa 442 kursi.

Ratusan kursi kosong itu tersebar di 10 sekolah. Mereka diantaranya SMP Negeri 1 Girimulyo, SMP Negeri 2 Girimulyo, SMP Negeri 3 Girimulyo, SMP Negeri 4 Girimulyo, SMP Negeri 3 Sentolo, SMP Negeri 2 Kokap, SMP Negeri 3 Kokap, SMP Negeri 2 Samigaluh, SMP Negeri 3 Samigaluh, dan SMP Negeri 4 Pengasih.

“Kalau dalam data PPDB, ada 11 sekolah. Namun, ada satu kursi di satu sekolah yang memang ada karena untuk yang tinggal kelas atau mengulang,” ujar Jujur, Senin (17/7/2017).

Editor: | dalam: Kulon Progo |
Menarik Juga ┬╗