TIPS PARENTING
Persiapkan Si Kecil Menerima Adik Baru Ya

Foto ilustrasi: Agar mau menerima kehadiran adik baru, ibu perlu mempersiapkan si kecil. (laughterandleisure)Agar mau menerima kehadiran adik baru, ibu perlu mempersiapkan si kecil. (laughterandleisure.com)

Ibu perlu mempersiapkan anak agar mau menerima adik baru.

Harianjogja.com, SOLO — Mempersiapkan si kecil agar mau menerima kehadiran adik baru sangat penting. Hal ini untuk meminimalkan rasa cemburu si sulung terhadap adiknya.

Menanggapi soal bagaimana menyiapkan seorang anak ketika akan punya adik, psikolog dari Universitas Setia Budi (USB) Solo, Rosita Yuniati menerangkan pada masa anak-anak, sering kali muncul persaingan antaranak. Tak terkecuali dalam lingkungan keluarga, antara seorang kakak dengan adiknya. Ketika seorang anak punya adik, ada anak merasa adiknya adalah saingannya.

Hal itu kemungkinan karena anak tersebut tidak dipersiapkan sejak dini, bahwa mereka akan punya adik. Persepsi, adik adalah saingannya, kata Rosita, akan semakin kuat tertanam dalam diri anak jika orang tua tidak proporsional dalam memberikan kasih sayang kepada anak.

Mungkin orang tua terlalu sibuk dengan si kecil, sampai lupa dengan anaknya yang lebih besar. Akibatnya anak yang sudah besar akan merasa cemburu atau iri akan perhatian orang tua.

Menurut Rosita, hal itu bisa dihindari jika sejak dini anak dikondisikan bahwa nanti dia akan punya adik. Misalnya memberi tahu anak bahwa di dalam perut ibunya, ada calon adik yang akan lahir. Selain itu, anak dilibatkan sesering mungkin dengan kegiatan yang berkaitan dengan adiknya. Misalnya memilih baju untuk adiknya.

Demikian halnya ketika si kecil sudah lahir, imbuhnya, anak yang lebih besar sebaiknya tetap dilibatkan untuk bersama adiknya. Bukan sebaliknya, kakak dan adik dipisahkan karena khawatir si kakak akan mengganggu adiknya.

“Usahakan kegiatan yang sebelumnya telah menjadi rutinitas si kakak, tetap dilakukan meski sudah punya adik. Misalnya jika si kakak terbiasa mendengar dongeng ketika akan tidur, setelah punya adik hal itu tetap dilakukan,” jelasnya.

Oleh karena itu kerja sama antara istri dan suami sangat dibutuhkan. Jangan sampai anak merasa kurang mendapatkan perhatian orang tuanya, setelah ia punya adik.

Editor: | dalam: Relation |
Menarik Juga »