TIPS PARENTING
Ini Manfaat Mengajari Anak Kewirausahaan Sejak Dini

Foto ilustrasi: Mengajari anak jiwa kewirausahaan punya banyak manfaat. (news9.com)Mengajari anak jiwa kewirausahaan punya banyak manfaat. (news9.com)

Mengajari anak agar memiliki jiwa wirausaha sangatlah penting. 

Harianjogja.com, SOLO — Mendidik anak agar berjiwa wirausaha sangatlah penting karena akan menumbuhkan sifat-sifat yang baik dalam diri mereka. Di antara sifat baik itu adalah mandiri, kreatif dan inovatif.

Dengan kemandirian ini, anak jadi tidak terlalu bergantung kepada orang lain. Dia akan berusaha menyelesaikan tugas-tugasnya sendiri. Jiwa wirausaha juga bisa diarahkan kepada business will atau kemauan berbisnis.

Saat dewasa, mereka dapat memiliki usaha untuk mencukupi kebutuhan mereka sendiri. Bahkan jika sukses, dapat mempekerjakan orang lain yang artinya mereka menciptakan lapangan kerja.

Kepala Badan Pengelolaan Usaha Universitas Sebelas Maret (UNS) Solo, Dr. Ir. Eddy Tri Haryanto MP mengatakan budaya masyarakat kebanyakan adalah mencari kerja. Padahal lapangan pekerjaan sangat terbatas sehingga tidak dapat menampung mereka.

“Kalau semuanya mencari kerja, lalu siapa yang menyediakan pekerjaan? Inilah pentingnya orang-orang yang punya jiwa wirausaha yang mandiri dan bisa menciptakan lapangan kerja bagi orang lain,” kata dia kepada Solopos.com, belum lama ini.

Menanamkan jiwa wirausaha sejak dini dari orang tua kepada anak dimulai dengan mendidik kejujuran, disiplin, menghargai waktu, menghargai uang, inovatif, dan kreatif.

Sementara itu, dosen di Fakultas Pertanian UNS ini menambahkan, langkah mudah untuk melatih jiwa wirausaha adalah belajar dengan kondisi yang ada dan belajarlah dari orang-orang sukses di sekitarnya. “Jika ingin menjadi orang yang sukses, ya bergaul dengan orang yang sukses,” kata dia.

Orang tua juga harus mengambil peran dalam mengawasi pergaulan anak. Awasi siapa temannya, apa yang mereka lakukan dan sebagainya. Tapi dalam hal ini orang tua juga tak harus melarang-larang setiap kali anak berperilaku “aneh”.

“Awasi pergaulan mereka. Dalam hal wirausaha, ya sarankan mereka bergaul dengan anak-anak orang yang sukses agar mereka bisa melihat dan belajar,” jelasnya.

Eddy juga memberikan tips mengintip kualitas seseorang yang bisa dipakai dalam pengawasan pergaulan anak yakni buku apa yang dibaca teman bergaulnya, siapa teman-temannya, musik/film apa yang didengar/ditonton. “Dari situ kita bisa melihat kualitas seseorang.”

Editor: | dalam: Relation |
Menarik Juga »