INFORIAL

BANDARA KULONPROGO
Land Clearing Butuh Waktu Empat Bulan

Sejumlah alat berat sudah sampai di di wilayah Desa Glagah, Kecamatan Temon, Kulonprogo, Kamis (10/8/2017). (Rima Sekarani I.N./JIBI/Harian Jogja)Sejumlah alat berat sudah sampai di di wilayah Desa Glagah, Kecamatan Temon, Kulonprogo, Kamis (10/8/2017). (Rima Sekarani I.N./JIBI/Harian Jogja)

Bandara Kulonprogo, tahapan land clearing dimulai pekan ini

Harianjogja.com, KULONPROGO — Tahap land clearing di lokasi pembangunan New Yogyakarta International Airport (NYIA) dimulai pada Sabtu (12/8/2017). Pekerjaan yang ditangani PT Pembangunan Perumahan (PP) Tbk selaku mitra PT Angkasa Pura I itu diperkirakan membutuhkan waktu setidaknya empat bulan.

Humas Administrasi dan Keuangan PT PP Tbk, M.Girsang mengatakan land clearing dilakukan secara paralel di seluruh kawasan pembangunan bandara baru. Pihaknya akan membagi pekerjaan dalam dua tim, yaitu tim yang bertanggung jawab atas land clearing di area runway atau landasan pacu serta tim gedung dan terminal.

“Land clearing paling tidak empat bulan atau lebih. Tahap awal diprioritaskan untuk landasan pacu dulu tapi juga paralel dengan yang lain,” ujar Girsang, usai acara doa bersama dan selamatan pembangunan NYIA di Palihan, Temon, Kulonprogo, Jumat (11/8/2017).

Land clearing dilaksanakan dengan mengerahkan 10 ekskavator, empat buldoser, dan enam truk besar. Jumlah alat berat bisa saja ditambah sesuai kebutuhan di lapangan. Girsang lalu mengungkapkan, lahan yang sudah dibersihkan tidak serta merta bisa langsung ditindaklanjuti dengan pekerjaan konstruksi setelah empat bulan. Pihaknya masih harus melakukan evaluasi untuk memastikan kondisi tanah setelah upaya perataan.

Editor: | dalam: Kulon Progo |
Menarik Juga »