Borong 12 Emas, Kudus Raih Juara Umum Kejurprov Atletik Jateng

Sejumlah atlet beradu menjadi yang tercepat di nomor lari 100 meter putri di Kejurnas Atletik Jateng Open 2017 di Stadion Sriwedari. (JIBI/Solopos/Moh. Khodiq Duhri)

Kejurprov Atletik Jateng digelar di Kota Solo.

Harianjogja.com, SOLO — Kabupaten Kudus mampu meraih Juara Umum setelah memborong 12 medali emas dari Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) Atletik Jateng yang diselenggarakan di Stadion Sriwedari, Rabu-Jumat (15-17/11/2017).

Selain memborong 12 medali emas, Kudus juga mendapat 5 medali perak dan 3 medali perunggu. Perolehan medali emas Kabupaten Kudus unggul jauh dibandingkan perolehan medali kabupaten/kota lain. Kota Salatiga yang berada di peringkat dua mampu mendulang 5 medali emas, 5 perak dan 3 perunggu.

Kabupaten Kendal menduduki peringkat ketiga dengan meraih 4 medali emas, 2 perak dan 4 perunggu. Kota Semarang berada di peringkat empat dengan meraih 3 medali emas, 2 perak dan 4 perunggu. Sementara Kota Solo yang menjadi tuan rumah menempati peringkat 11 dengan raihan 1 medali emas, 1 perak dan 1 perunggu.

“Hasil dari kejuaraan ini merepresentasikan bagaimana pembinaan para atlet di kabupaten/kota masing-masing. Bisa dilihat mana kabupaten maupun kota yang mampu membina atletnya dengan baik atau sebaliknya,” jelas Ketua Kejurprov Atletik Jateng Rumini saat berbincang dengan Solopos.com seusai kegiatan, Jumat.

Kejurprov Atletik Jateng ini sekaligus menjadi ajang seleksi pemain yang disiapkan untuk mengikuti Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Atletik yang bakal diselenggarakan di Jakarta pada 4-9 Desember mendatang. “Dari kejuaraan ini, kami sudah memilih 43 atlet yang akan mewakili Jateng di kejurnas. Mereka akan didampingi 10 ofisial,” terang Rumini.

Sementara itu, atlet binaan Adios Universitas Tunas Pembangunan (UTP) yakni Ahmad Adzlan mampu meraih medali emas dari nomor 100 meter. Rekannya, Okky Setyo Utomo, mampu meraih medali perak dari nomor 200 meter. Namun, dua atlet itu masing-masing mewakili daerah asalnya yakni Blora dan Sukoharjo.

“Okky sebenarnya atlet andalan di PON 2016, namun namanya sempat meredup karena dibekap cidera. Tapi, dia mampu bangkit dari keterpurukan,” ucap Pelatih Adios Track dan Field UTP Solo Ronny Suryo Narbito.

Editor: | dalam: Umum |
Menarik Juga »