LIVOLI 2017
Terdegradasi, Vita Solo Ingin Tambah Jam Terbang

Para pemain Vita Solo bertarung menghadapi TNI AU di laga kedua Grup P Liga Voli Indonesia (Livoli) Divisi Utama di GOR Dimyati, Tangerang, Banten, Senin (4/12/2017). (Istimewa/Ofisial Vita Solo)

Livoli 2017 diwarnai dengan Vita Solo yang terdegradasi.

Harianjogja.com, SOLO — Faktor lemahnya mental bertanding ditengarai menjadi penyebab utama Vita Solo terdegradasi dari Liga Voli Indonesia (Livoli) Divisi Utama 2017. Untuk menyongsong musim kompetisi di Divisi I tahun depan, Vita Solo ingin fokus pada pembenahan mental bertanding Dety Fitriana dkk.

Salah satu cara untuk menguatkan mental bertanding Vita Solo ialah dengan menambah jam terbang pemain. “Ada banyak pemain muda di Vita Solo. Mereka perlu banyak mengikuti kompetisi untuk menambah jam terbang. Harapannya jika jam terbang sudah tinggi, mental bertanding mereka semakin terangkat,” papar Asisten Pelatih Vita Solo, Ardhiansyah, saat dihubungi Solopos.com, Senin (11/12/2017).

Dety Fitriana dan Nur Nisa saat ini tercatat sebagai pemain paling senior di Vita Solo. Keduanya lahir pada 1990 sehingga kini menapaki usia 27 tahun. Rata-rata pemain Vita Solo berusia 20-21 tahun yang lahir pada 1996/1997. Mereka adalah Agreztasya Putri, Winda Ayu, Shindy Sagia Dwi, Natalia Putri dan Tias Maharani.

Terdapat dua pemain Vita Solo yang masih berusia di bawah 20 tahun. Keduanya adalah Cikal Arum, 19, dan Ersandrina Devega, 18. “Usia mereka masih sangat muda. Soal teknik dan skill, mereka sudah mumpuni. Untuk seumuran mereka, teknik dan skill mereka sudah bagus. Mereka potensial menjadi pemain berkualitas,” ucap Ardhiansyah.

Dengan bermaterikan pemain muda itu, Ardhiansyah mengaku tidak tertarik mendatangkan pemain baru meski sudah punya jam terbang tinggi. Dia memilih fokus pada mengembangkan pemain binaan sendiri daripada mendatangkan pemain dari luar.

“Saat ini kami sedang mengikuti turnamen Piala Bupati Boyolali. Ini bagus untuk menambah jam terbang. Sejauh ini belum ada kalender kompetisi pada 2018,” jelas Ardhiansyah.

Editor: | dalam: Umum |
Menarik Juga »