LIGA ITALIA
Lawan Udinese, Misi Inter Jaga Capolista

Inter Milan (JIBI/REUTERS/Alessandro Garofalo)

Liga Italia akan menyajikan duel Inter vs Udinese.

Harianjogja.com, MILAN — Laju impresif Inter Milan musim ini membuat Luciano Spalletti mulai dibanding-bandingkan dengan Jose Mourinho. Bagi sejumlah fans Inter, Mourinho adalah fenomena karena mampu membawa tim meraih treble winners pada musim 2009/2010. Pendukung Inter yakin Spalletti bisa bersinar seperti Mou setelah membawa tim memimpin sementara klasemen Seri-A hingga pekan ke-16.

Tak hanya merebut capolista, Nerazzurri menjadi satu-satunya tim di Seri-A yang belum merasakan kekalahan musim ini. Namun keperkasaan Mauro Icardi dkk. seperti hilang begitu saja saat meladeni tim Seri-C, Pordenone di babak 16 besar Coppa Italia, Rabu (13/12/2017).

Inter menang susah payah lewat adu penalti 5-4 setelah hanya bermain imbang 0-0 selama 120 menit. Di laga tersebut, Nerazzurri seperti kehilangan kepercayaan diri meski melawan tim yang berkualitas jauh di bawahnya. “Kami bermain di bawah performa, ini menjadi peringatan serius,” ujar Spalletti kala itu, seperti dilansir Football Italia.

Performa yo-yo tersebut jelas tak boleh terjadi ketika menjamu Udinese dalam lanjutan Seri-A, Sabtu (16/12/2017) malam WIB. Bermain di Giuseppe Meazza, La Beneamata wajib menang untuk menjaga capolista. Hasil seri apalagi kalah bisa membuat Ivan Perisic dkk. merosot ke peringkat tiga.

Ya, jarak Inter dengan Juventus yang berada di posisi tiga memang sangat tipis yakni dua poin. Kiper Inter, Samir Handanovic, menilai timnya belum dalam performa terbaik meski mampu memuncaki klasemen. “Kami sudah banyak berkembang, tapi belum dalam permainan terbaik. Bahkan melawan Juventus [yang berakhir 0-0] kami bisa saja melakukan lebih banyak lagi,” ujar Handanovic.

Namun Inter agaknya tak perlu mengeluarkan performa super untuk bisa mengalahkan Udinese. Dari sejarah pertemuan, Inter amat dominan dengan menyapu bersih kemenangan di lima perjumpaan terakhir. Musim lalu Inter bahkan sukses menghancurkan Zebrette dengan skor 5-2.

Nerazzurri diprediksi bakal membawa pulang tiga poin jika mampu mempertahankan soliditas lini belakang. Musim ini Inter menjadi tim yang paling sulit ditembus di Seri-A dengan hanya kebobolan 10 gol.

Meski demikian, tim tamu bukannya tanpa peluang. Udinese selalu menang tanpa kebobolan dalam dua laga tandang terakhir di Seri-A (menang 3-0 melawan Crotone dan 1-0 melawan Sassuolo). Striker Kevin Lasagna menjadi pemain yang patut diwaspadai karena sudah mencetak empat gol bagi Zebrette.

Pelatih Udinese, Massimo Oddo, ingin melihat timnya menunjukkan keberanian saat bertemu Inter. “Ini akan menjadi pertandingan yang sulit, tapi kami akan melangkah ke lapangan tanpa rasa takut,” ujar eks bek Lazio itu.

Editor: | dalam: Italia |
Menarik Juga »