LIGA ITALIA
Marek Hamsik, “Maradona” dari Slovakia

Marek Hamsik (JIBI/REUTERS/Massimo Pinca)

Liga Italia diwarnai dengan Marek Hamsik yang menyamai pencapain Diego Maradona.

Harianjogja.com, TURIN — Marek Hamsik agaknya “terbang” ke langit ketujuh setelah memimpin Napoli mengandaskan Torino 3-1 di Stadion Olimpico, Turin, Minggu (17/12/2017) dini hari WIB. Tak hanya sukses membawa tim kembali ke singgasana, sang kapten berhasil menyamai rekor gol legenda Napoli, Diego Armando Maradona.

Rekor itu terukir setelah Hamsik mencetak gol ketiga Napoli ke gawang Torino di menit ke-30. Dengan jeli, playmaker asal Slovakia itu menyambar bola dengan tendangan kaki kanan setelah mendapat umpan matang Dries Mertens. Gol itu menggenapi performa super Partenopei, julukan Napoli, sepanjang babak pertama.

Sebelum aksi Hamsik, Napoli sudah unggul 2-0 saat laga baru memasuki menit ke-25 lewat gol Kalidou Koulibaly dan Piotr Zielinski. Torino hanya mampu membalas satu gol lewat tembakan mendatar Andrea Bellotti di menit ke-64.

Dengan gol tersebut, Hamsik kini telah mengemas 115 gol dari 464 penampilan untuk Napoli di semua kompetisi sejak tahun 2007. Jumlah itu menyamai torehan gol Maradona saat membela Partenopei periode 1984 hingga 1991 dengan 259 penampilan. Capaian Hamsik makin luar biasa mengingat posisi asli sang pemain adalah gelandang, bukan striker utama.

Pemain dengan rambut eksentrik ini pun digadang-gadang mengikuti prestasi Maradona yang telah mempersembahkan dua scudetto bagi Napoli. Hamsik boleh jadi sangat lega dengan tercapainya rekor tersebut. Pemain 30 tahun ini sudah menanti bakal sejajar dengan El Pibe de Oro, julukan Maradona, sejak awal Oktober 2017. Itu kali terakhir Hamsik mencetak gol, tepatnya saat Napoli menang 3-0 atas Cagliari.

“Sangat menyenangkan bisa mencetak 115 gol sebagai seorang gelandang. Ini adalah angka yang bagus,” ujarnya dilansir Sky Sports Italia, Minggu.

Pelatih Napoli, Maurizio Sarri, turut menyanjung pencapaian monumental sang kapten. Hamsik dianggap menjadi salah satu pemain andalan Napoli dalam usaha kembali menjuarai Seri-A setelah era Maradona. “Kita membahas seorang pemain dengan level luar biasa,” ujarnya dilansir Football Italia.

Editor: | dalam: Italia |
Menarik Juga »