Dunia Penelitian Makin Kompleks, Unisa Gelar Pelatihan Etik Penelitian

Logo Unisa (IST/Unisa)Logo Unisa (IST/Unisa)

Wakil Rektor I Unisa Taufiqurrahman berharap kegiatan ini bisa menghasilkan sesuatu yang bernilai

Harianjogja.com, SLEMAN-Komite Etik Penelitian Universitas Aisyiyah (Unisa) Jogja bekerja sama dengan Komisi Etik Penelitian dan Pengembangan Kesehatan Nasional (KEPPKN) Kemenkes RI mengadakan pelatihan etik dasar dan lanjut dalam penelitian, Senin (18/12/2017).

Pelatihan yang diselenggarakan Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) Unisa ini dilaksanakan selama tiga hari di sebuah hotel di Jogja. Pelatihan diikuti dari berbagai lembaga pendidikan dan instansi rumah sakit dari seluruh Indonesia.

Ketua KEPPKN Triono Soendoro mengatakan, kegiatan pelatihan etik dasar dan lanjut ini sangat penting. Hal itu sebagai upaya peningkatan kemampuan peserta terutama dalam proses ethical review melalui latihan penyelesaian studi kasus. Selain itu, untuk meningkatkan kapasitas serta standar etik penelitian kesehatan bagi komisi etik penelitian kesehatan institusi.

“Saya berharap Unisa mampu mendorong lembaga di bawahnya untuk mendapatkan akreditasi etik penelitian dan pengembangan,” terangnya dalam rilis yang diterima Harian Jogja, Senin (18/12/2017).

Wakil Rektor I Unisa Taufiqurrahman berharap kegiatan ini bisa menghasilkan sesuatu yang bernilai. Mengingat perkembangan dan tantangan dalam dunia penelitian ini sudah semakin kompleks. “Kami berharap para peserta bisa mengembangkan dan mengimplementasikan di institusi masing-masing,” ungkap dia.

Editor: | dalam: Pendidikan |
Menarik Juga »