LIGA SPANYOL
Real Madrid Vs Barcelona: Luka dari Messi Masih Membekas

Lionel Messi merayakan gol. (JIBI/Reuters/Stringer)

Liga Spanyol akan menyajikan laga Real Madrid vs Barcelona.

Harianjogja.com, MADRID — Pendukung Real Madrid pasti belum bisa melupakan selebrasi bintang Barcelona, Lionel Messi, setelah mencetak gol menit-menit terakhir di Santiago Bernabeu pada Liga Primera musim lalu.

Pertarungan el clasico di Bernabeu pada April itu berlangsung supersengit. Kedudukan bertahan 2-2 hingga memasuki injury time babak kedua. Namun, Messi akhirnya membungkam Madridista, julukan pendukung Madrid, karena golnya di menit ke-92 yang memastikan kemenangan Barcelona 3-2.

Messi langsung berlari sembari melepas  dan mengangkat jersey miliknya di hadapan puluhan ribu Madridista. Selebrasi itu masih menjadi momentum ikonik Messi dalam kariernya di el clasico hingga sekarang. Meski selebrasi itu sudah dibalaskan bintang Madrid, Cristiano Ronaldo, pada Piala Super Spanyol, akan tetapi selebrasi Messi masih menyisakan bara dendam pada publik Bernabeu.

Messi memang seperti berjodoh di Bernabeu. Bagaimana tidak, 14 gol dari total 24 golnya di el clasico justru tercipta di markas Madrid. Penyerang berjuluk La Pulga itu pun bisa kembali menjadi mimpi buruk Madridista menjelang Natal ini, ketika  Madrid menjamu Barcelona di Bernabeu, Sabtu (23/12/2017) pukul 19.00 WIB.

Tanpa Neymar, Messi tetap menakutkan musim ini. Bomber asal Argentina itu menyokong 18 gol untuk Barcelona di semua kompetisi pada 2017/2018. Koleksinya itu lebih baik dua gol ketimbang milik Ronaldo untuk Madrid musim ini.

Setelah kepergian Neymar ke Paris Saint Germain (PSG), sisi kiri serangan Barcelona tidak memiliki penghuni pasti. Bahkan, Pelatih Barcelona, Ernesto Valverde, belakangan memakai format dua penyerang, dengan menempatkan dua anggota tersisa trisula MSN, Messi dan Luis Suarez.

Meskin demikian, Messi tidak akan merindukan Neymar jika menengok lagi performa gelandang baru Barcelona, Paulinho. Pemain Brasil itu memang tidak ditempatkan di pos yang ditinggalkan Nemar. Ia lebih sering menempati posisi gelandang. Akan tetapi Paulinho semakin moncer dengan memborong enam gol untuk Barcelona di Liga Primera musim ini. Bahkan tak sedikit yang mulai menjuluki Paulinho sebagai kuda hitam milik raksasa Catalan.

Seperti dilansir mirror.co.uk, Manajer Madrid, Zinedine Zidane, dilaporkan sudah menyiapkan rencana rahasia untuk menghentikan Messi dan penyerang Barcelona lainnya. Zidane kemungkinan akan memberi tugas khusus kepada gelandang bertahan El Real, Casemiro, untuk membatasi pergerakan Messi.

Casemiro bisa menjadi “penyumbat” pertama serangan Barcelona sebelum menembus ke jantung pertahanan El Real yang dikawal Sergio Ramos dan Raphael Varane. Opsi lainnya, Zidane bisa mengandalkan Mateo Kovacic seperti pada duel el clasico pada Piala Super Spanyol.

Bernabeu pun berpihak kepada beberapa pemain El Real, salah satunya Toni Kroos. Gelandang elegan asal Jerman itu mendulang 7 assist di Bernabeu musim ini. Kroos memastikan timnya tidak gentar ketika timnya tertinggal 11 poin dari Barcelona.

“Musim ini masih panjang. Kami terpaut 11 poin dan masih menyisakan satu laga lebih baik. Kami harus memastikan perebutan gelar tetap terbuka dan alangkah lebih baik jika kami memenangi laga ini,” jelas Kroos.

Editor: | dalam: Spanyol |
Menarik Juga »