Dukung Jokowi di Pilpres 2019, Hanura Minta Kadernya Tak Korupsi

Ketua Umum Partai Hanura, Oesman Sapta Odang (tengah), memberikan keterangan pers saat penutupan Rapimnas I Partai Hanura di Kuta, Bali, Sabtu (5/8/2017). (JIBI/Solopos/Antara/Wira Suryantala)

Hanura menyatakan mendukung Jokowi dalam Pilpres 2019. Salah satu bentuk dukungan, partai itu meminta kadernya tidak korupsi.

Harianjogja.com, SEMARANG — Partai Hanura kembali menegaskan dukungannya kepada Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk menjadi calon presiden periode 2019-2014 dengan meminta kader tidak korupsi dan berkhianat pada rakyat.

Dukungan itu disampaikan oleh Ketua Umum DPP Hanura Oesman Sapta Odang dalam pidato politiknya di depan Presiden Jokowi dan sejumlah menteri kabinet yang hadir pada acara acara Hari Ulang Tahun ke-11 Partai Hanura. Ketua Dewan Pembina Hanura Jenderal (purn) Wiranto juga turut hadir pada acara itu selain sejumlah anggota DPR dan Anggota DPD dari Partai Hanura.

Acara yang dihadiri oleh puluhan ribu kader dan simpatisan partai di kawasan Pantai Marina Semarang itu dimeriahkan dengan tari-tarian daerah dan pentas seni.

“Dukungan kepada Presiden Jokowi itu menunjukkan loyalitas kader Hanura pada bangsa dan negara. Dilihat sejak berdiri Partai Hanura selalu aktif dalam mewujudkan cita-cita pendidri bangsa,” ujar OSO, Sabtu (23/12/2017).

Sejalan dengan dukungan itu, OSO juga menginstruksikan kepada kader untuk selalu menjaga kepercayaan rakyat selain tidak korupsi dan mengkhianati rakyat. “Untuk menjaga kepercayaan rakyat, jangan korupsi, jangan khianati rakyat,” lanjutnya.

Pada bagian lain, OSO juga meminta kader Hanura ikut memakmurkan daerah dengan membantu program pemerintah. Menurutnya, untuk memakmurkan Indonesia, maka daerah harus dimakmurkan terlebih dahulu.

Editor: | dalam: Politik |
Menarik Juga »