MOTO GP 2018
Folger “Terapi” Salju untuk Sambut Musim Baru

Jonas Folger (Autosport)

Moto GP 2018 akan diikuti oleh Jonas Folger.

Harianjogja.com, SOLO – Karier Jonas Folger di dunia balap motor sempat terancam berakhir saat dia divonis mengidap penyakit mononucleosis, Oktober 2017 silam. Penyakit yang disebabkan Epstein-Barr Virus (EBV) itu memang butuh waktu lama untuk disembuhkan.

Sejak GP Jepang, Folger yang musim lalu membela Yamaha Tech 3 harus mundur sementara dari Moto GP untuk pulang ke Jerman. Dia sudah ditunggu serangkaian terapi untuk mengembalikan kondisi tubuhnya yang lemas setelah terserang EBV.

Belakangan kabar baik muncul dari pembalap berusia 24 tahun itu. Alih-alih harus pensiun dini dari ajang balap kuda besi, Folger memberi sinyal siap menyambut musim 2018. Dia sudah berlatih kembali meski sempat melewatkan sesi tes Moto GP 2018 di Sirkuit Valencia.

Usut punya usut, Folger ternyata punya kiat tersendiri untuk meningkatkan daya tahan tubuhnya. Sang pembalap memilih meluncur dengan papan ski di bawah guyuran salju Eropa. Aktivitas itu turut diunggah di akun instagramnya.

“Senang rasanya berada di salju. Siap memulai dengan perasaan lebih kuat dan tak sabar untuk segera memulai latihan pada Januari,” ujar Folger dalam keterangan foto yang diunggah di Instagram-nya, Jumat (22/12/2017).

Dalam kesempatan itu, Folger juga memberi ucapan Selamat Natal pada pendukungnya di seluruh dunia. Dia berterima kasih atas segela dukungan yang telah diberikan untuknya. Sapaan sang pembalap pun disambut 5.816 likes dan 81 komentar hingga Jumat pukul 19.38 WIB.

Seorang fans dengan nama akun @xrayheartland mengaku tak sabar untuk menyaksikan performa Folger musim depan. “Kami menunggumu di Moto GP dear. Selamat menikmati akhir tahun!,” ujarnya. Fans dengan nama akun @kayellee juga lega melihat idolanya yang sudah fit. “Senang kamu sekarang merasa lebih baik!,” ucapnya.

Penampilan Folger di tahun pertamanya di Moto GP sebenarnya cukup apik. Sebelum absen di empat GP terakhir, Folger mengumpulkan 84 poin dan berpotensi masuk lima besar. Dia juga sempat meraih podium kedua di GP Jerman, yang merupakan prestasi terbaiknya di Moto GP sejauh ini. Setelah sakit, dia harus merelakan posisinya merosot ke nomor 10 di akhir musim.

Editor: | dalam: Balap |
Menarik Juga »