Tahun Baru, Ketua DPR Sudah Berganti

Mendagri Tjahjo Kumolo (kiri) menyerahkan laporan pandangan pemerintah kepada Pimpinan Rapat Paripurna Fadli Zon pada Rapat Paripurna pengesahan UU Ormas di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (24/10/2017). (JIBI/Solopos/Antara/Wahyu Putro A)

Partai Golkar memastikan bahwa Ketua DPR sudah berganti pada masa sidang setelah tahun baru 2018.

Harianjogja.com, JAKARTA — Sekjen Partai Golkar Idrus Marham mengatakan hingga kini belum ada kepastian apakah Ketua Umum Airlangga Hartarto akan mengajukan Azis Syamsudin atau politikus lain sebagai Ketua DPR pengganti Setya Novanto.

Menurutnya, soal calon Ketua DPR sepenuhnya menjadi otoritas Ketua Umum DPP Partai Golkar Airlangga Hartarto. Ketika masih menjadi Ketua Umum, Setya Novanto memberikan arahan untuk menunjuk Azis sebagai calon Ketua DPR dengan mengalurkan SK. Akan tetapi penunjukan itu ramai-ramai ditolak oleh seluruh fraksi di DPR selain Golkar.

“Apakah ada perubahan atau tidak ini tergantung Pak Airlangga. Apakah masih tetap atau ada perubahan diperlukan kajian hingga awal 2018,” kata Idrus, Selasa (26/12/2017).

Akan tetapi, dia memastikan bahwa pada awal masa persidangan DPR tahun 2018 sudah ada pergantian ketua DPR dari Partai Golkar. Idrus juga mengatakan, bahwa Partai Golkar memiliki banyak kader yang mumpuni untuk mengantikan Setya Novanto sebagai Ketua DPR. Hal itulah yang membuat Golkar kesulitan untuk memilih kader pada jabatan publik.

“Saya kira begini, saya selalu katakan kesulitan Partai Golkar kadang-kadang karena semakin banyaknya kader atau anggota yang berkualitas,” katanya.

Sejumlah nama telah disebut-sebut akan bersaing untuk menjadi Ketua DPR. Mereka adalah Agus Gumiwang Kartasasmita (Sekretaris Fraksi Partai Golkar DPR), Bambang Soesatyo (Ketua Komisi III DPR), Aziz Syamsuddin (Ketua Banggar DPRI) serta Zainuddin Amali (Ketua Komisi II DPR).

Editor: | dalam: Politik |
Menarik Juga »