TRANSFER PEMAIN
Eks Bomber Persis Solo Jadi Rebutan Balikpapan & Karawang

Rudiyana (nomor satu dari kiri) dan Diksi (nomer tiga dari kiri) bertemu dengan manajer Persis Solo, Hari Purnomo, di Solo, Kamis (3/3/2017) siang. Keduanya merapat ke Persis Solo. (Ahmad Wakid/JIBI/Solopos)Rudiyana (nomor satu dari kiri) dan Diksi (nomer tiga dari kiri) bertemu dengan manajer Persis Solo, Hari Purnomo, di Solo, Kamis (3/3/2017) siang. Keduanya merapat ke Persis Solo. (Ahmad Wakid/JIBI/Solopos)

Mantan pemain Persis Solo menjadi rebutan dua klub.

Harianjogja.com, SOLO — Eks bomber Persis Solo musim lalu, Rudiyana, menjadi rebutan dua klub Liga 2 yakni Persiba Balikpapan dan Persika Karawang.

Mantan striker Persib Bandung yang menjadi top score di Persis Solo dengan torehan 7 gol pada musim lalu itu belum memutuskan tim mana yang bakal dibelanya dalam mengarungi musim kompetisi tahun depan.

“Kedua tim itu sama-sama serius untuk mengontrak saya sebagai pemain. Tapi, saya masih minta waktu sebelum mengambil keputusan. Saya belum bisa beri jawaban sekarang karena masih dalam pertimbangan. Saya harus berkonsultasi kepada keluarga dulu sebelum mengambil keputusan,” terang Rudiyana saat dihubungi Solopos.com, Rabu (27/12/2017).

Rudiyana mengakui pihak keluarga lebih menginginkan pemain berusia 25 tahun itu untuk membela tim yang memiliki homebase lebih dekat dengan kota kelahirannya, Bandung. Jika ia menuruti keinginan keluarga, sudah pasti Rudiyana bakal jatuh ke pelukan Persika Karawang.

Namun, Rudiyana juga menginginkan sebuah klub yang punya ambisi besar dalam meraih prestasi. Setelah terdegradasi dari Liga 1, manajemen Persiba Balikpapan tentu punya motivasi besar untuk membawa klub kembali ke kasta tertinggi sepak bola Indonesia itu.

Sebelum dicoret dari daftar pemain yang dipertahankan Persis Solo, Rudiyana sebetulnya sempat menjalani seleksi di salah satu tim dari Liga 1 yakni Persela Lamongan. Saat itu, dia bersama Asyraq Gufron mendapat telepon langsung dari pelatih Persela Lamongan, Aji Santoso, untuk mengikuti seleksi di Laskar Joko Tingkir.

Namun, kedua pemain akhirnya batal memperkuat Persela Lamongan karena tak bisa meyakinkan tim pelatih. Asyraq Gufron akhirnya tetap berseragam Persis Solo karena manajemen masih menginginkan jasanya. Sementara Rudiyana harus mencari petualangan baru setelah masa kontraknya di Persis Solo tidak diperpanjang oleh manajemen.

Editor: | dalam: Indonesia |
Menarik Juga »