Wacana Soal Isian UASBN Perlu Dikaji Ulang

Ilustrasi ujian (Halo.co.in)Ilustrasi ujian (Halo.co.in)

Dampaknya maka membutuhkan anggaran tambahan terkait honor koreksi

Harianjogja.com, JOGJA-Wacana soal ujian isian dalam Ujian Akhir Sekolah Berstandar Nasional (UASBN) perlu dikaji ulang. Jika diterapkan, banyak konsenkuensi yang harus dipikirkan.

Ketua Musyawarah Kerja Kepala Sekolah Bidang Kesehatan DIY M Nur Salim mengomentari soal soal isian atau essay dalam UASBN yang baru pertama kalinya akan diterapkan di 2018 mendatang. Dengan wacana itu, menurutnya perlu dianalisa lebih lanjut, karena UASBN menjadi salah satu penentu kelulusan.

“Sementara dalam proses koreksi soal isian masih melibatkan manusia untuk meneliti,” ujar dia kepada Harian Jogja, Senin (1/1/2018).

Baca juga : Siswa Harus Yakin Saat Kerjakan Soal Isian Ujian Nasional

Dampaknya maka membutuhkan anggaran tambahan terkait honor koreksi, selain itu, hasilnya tidak bisa dilihat secara langsung. Dalam sosialisasi yang ia dapatkan dari Disdikpora DIY, bahwa soal isian dalam UASBN jumlahnya kurang dari lima soal.

Baca juga : Hadapi Soal Isian UN, Siswa Harus Dilatih

“Harus ada yang mengoreksi secara manual oleh guru di sekolah atau dari sekolah lain, secara otomatis ada cost biaya honor koreksi. Memang belum ada kepastian [terkait soal isian], tetapi dalam sosialisasi sudah disampaikan akan ada,” tegas dia.

Editor: | dalam: Pendidikan |
Menarik Juga ยป