COPPA ITALIA
Napoli Memang Tak Berjodoh dengan Turnamen

Napoli (JIBI/REUTERS/Michael Kooren)

Coppa Italia diwarnai dengan tersingkirnya Napoli.

Harianjogja.com, NAPLES — Gelar juara paruh musim Seri-A ternyata tak menjadi jaminan apa-apa bagi Napoli untuk mengalahkan lawan-lawannya. Kali ini Napoli harus tersingkir dari Coppa Italia setelah dibekuk Atalanta dengan skor 1-2 dalam babak perempatfinal di San Paolo, Rabu (3/1/2017) dini hari WIB.

Ini kali kedua di musim ini Partenopei harus angkat kaki dalam kompetisi piala atau turnamen. Sebelumnya Marek Hamsik dkk. juga harus tersingkir dini di babak penyisihan Liga Champions setelah hanya menempati peringkat tiga di fase grup. Tudingan Napoli lebih memprioritaskan Seri-A pun mengemuka ketika mereka dipermalukan Atalanta di kandang sendiri.

Dalam laga tersebut, Napoli bahkan tertinggal dua gol lebih dulu lewat Timothy Castagne dan Alejandro “Papu” Gomez. Mereka menjebol gawang Luigi Sepe di menit ke-51 dan 81. Partenopei hanya mampu mencetak gol hiburan enam menit jelang bubaran melalui sundulan Dries Mertens.

Pelatih Napoli, Maurizio Sarri, menampik timnya tidak serius di Coppa Italia. Saat melawan Atalanta, Sarri memang mengistirahatkan beberapa pilarnya seperti Pepe Reina, Lorenzo Insigne, Jorginho dan Allan. Mertens juga baru masuk di babak kedua menggantikan Jose Callejon.

“Ketika Anda merotasi skuat, itu menjadi gagasan bagus ketika Anda menang. Namun jika kalah, semua orang akan menyerang Anda,” tukas Sarri kepada Rai Sport seperti dilansir Football Italia, Rabu.

Sang pelatih mengaku sudah berjuang maksimal untuk membongkar pertahanan La Dea, julukan Atalanta. Namun dari tujuh kesempatan, hanya satu yang mampu berbuah gol. Napoli sebenarnya sudah mendapat peluang di menit ketujuh lewat sepakan Callejon. Sayang tembakannya masih bisa dihalau Etrit Berisha. Adam Ounas juga harus gigit jari karena tembakannya masih melambung di atas mistar gawang.

Ounas kembali hampir menjebol gawang tim tamu lewat tendangan salto menyambut bola dari Hamsik. Sial tembakannya masih melenceng sedikit dari gawang Atalanta. “Kami melewati musim yang luar biasa, tapi bisa diakui kami menderita di kompetisi piala karena karakteristik kami,” timpal Sarri.

Pelatih Atalanta, Gian Piero Gasperini, mengaku gembira bisa menundukkan Napoli tanpa harus mengubah sistem bermain. Di laga tersebut Atalanta tetap berani keluar menyerang meski tanpa sejumlah pemain inti seperti Josip Ilicic, Andrea Petagna dan Leonardo Spinazzola.

“Fantastis bisa ke semifinal Coppa Italia dengan mengalahkan Napoli di kandang mereka,” kata Gasperini. Di babak empat besar, La Dea akan melawan pemenang antara Juventus atau Torino.

Editor: | dalam: Italia |
Menarik Juga »