Persis Solo Kembali Tunjuk Freddy Mulli Sebagai Pelatih

Pelatih anyar Persis Solo, Freddy Muli (kedua dari kanan), diperkenalkan di Mes Persis Solo bersama Asisten Pelatih I, Marwal Iskandar (kiri), Asisten Pelatih II, Haryadi (kedua dari kiri), Pelatih Kiper, I Komang Putra (kanan) dan Sekjen Persis, Dedy M. Lawe (tengah), pada Senin (8/1/2018).

Persis Solo akan ditangani Freddy Muli

Harianjogja.com, SOLO — Teka-teki siapa pelatih Persis Solo di Liga 2 musim 2018 terjawab sudah. Laskar Sambernyawa kembali memercayai Freddy Muli sebagai pelatih kepala didampingi Marwal Iskandar (Asisten Pelatih I), Haryadi “Putul” (Asisten Pelatih II) dan I Komang Putra (Pelatih Kiper). Dengan kombinasi tim pelatih yang gres ini, Freddy dituntut mampu membawa Persis promosi ke Liga 1 musim 2019.

Dari tiga asisten pelatih yang ditunjuk, praktis hanya I Komang Putra nama lama yang dipertahankan. Marwal Iskandar musim lalu adalah Asisten Pelatih PSPS Pekanbaru. Eks pemain Persikota Tangerang itu sukses membantu PSPS menembus babak delapan besar Liga 2 2017.

Adapun Haryadi adalah eks pemain Persis yang lama malang melintang bersama Laskar Sambernyawa. Sebelumnya dia sempat empat tahun menangani Diklat Salatiga. Freddy Muli sendiri ketambahan tugas menjadi manajer atau yang biasa disebut coach manager.

Sekjen Persis, Dedy M. Lawe, mengatakan penunjukan Freddy Muli sebagai coach manager diharapkan mampu memenuhi target tim untuk naik kasta musim depan. Tahun lalu pelatih yang akrab disapa Opa itu gagal membawa Persis lolos dari babak delapan besar Liga 2 setelah menjadi juru kunci Grup X.

Opa ditunjuk di tengah jalan setelah pelatih lama, Widyantoro, terkena sanksi PSSI. “Sekarang pelatihnya sudah jelas, saya harap tidak ada gosip-gosip lagi di luar sana,” ujar Dedy dalam jumpa pers di Mes Persis, Laweyan, Senin (8/1/2018).

Freddy Muli mengaku siap mengemban tugas yang kembali dipercayakan Persis padanya. Menurut eks pelatih PSS Sleman ini, sudah ada evaluasi dari musim lalu untuk pembenahan tim ke depan. Evaluasi tersebut salah satunya soal komposisi pemain. Perombakan pemain sudah dimulai saat Persis mencoret 13 dari 23 skuat tim musim kemarin.

Opa sendiri menyebut Persis butuh striker handal untuk bisa bersaing di papan atas Liga 2. “Saya sudah mengincar pemain di posisi itu. Yang jelas striker nanti harus bertipe fighter sekaligus finisher ulung,” tutur pelatih kelahiran Palopo ini.

Editor: | dalam: Indonesia |
Menarik Juga »