Ada Pelatihan Komputer Gratis di Perpusda Kulonprogo, tapi Pesertanya Semakin Menyusut

Sejumlah peserta mengikuti Program Pelatihan Komputer Dasar di Perpustakaan Daerah Kulonprogo, Kamis (11/1/2018). (Beny Prasetya/JIBI/Harian Jogja)Sejumlah peserta mengikuti Program Pelatihan Komputer Dasar di Perpustakaan Daerah Kulonprogo, Kamis (11/1/2018). (Beny Prasetya/JIBI/Harian Jogja)

Peserta Program Pelatihan Komputer Dasar yang diadakan Perpustakaan Daerah Kulonprogo mengalami kendala tentang antusiasme peserta

 

Harianjogja.com, KULONPROGO-– Peserta Program Pelatihan Komputer Dasar yang diadakan Perpustakaan Daerah Kulonprogo mengalami kendala tentang antusiasme peserta semakin surut.  Program Perpusda Kulonprogo berada dalam program perlibatan masyarakat yang diadakan tiap pukul 13.00 WIB di Kamis itu semakin berkurang.

Salah satu Peserta Pelatihan, Zuni Nur Fadhilah, 30, mengungkapkan pelatihan tentang aplikasi Excel sudah dilakukan sebanyak tiga kali. Hanya saja, setiap pertemuan, peserta yang awalnya berjumlah 30an semakin hari semakin berkurang. “Datangnya peserta juga terlambat-terlambat,” katanya, Kamis (11/1/2018).

Sebagai seorang guru PAUD, Zuni merasa wajib mahir dalam menggunakan komputer, di mana keperluan membuat laporan atau sebagainya melalui program Microsoft Office Excel harus ia kuasai menjadi alasan bdirinya tetap bertahan hingga saat itu.

“Saya kan butuh ilmunya, karena memang berguna dalam pekerjaan,” katanya.

Sementara salah satu pelatih, Januari Eka Wardani, mengungkapkan bahwa antusiasme peserta program memang selalu surut di akhir. Padahal kuota sebanyak 35 selalu penuh saat pendaftaran. Dan akhirnya pada akhir pelatihan menyisakan sedikit peserta.

“Misalnya saat pelatihan power point, awalnya banyak, tapi akhirnya menyisakan lima orang,” ungkap Eka yang juga sebagai pustakawan.

Eka menambahkan, untuk mensiasati hal tersebut pelatihan dibuat lebih singkat, di mana setiap program pelatihan dilakukan hanya lima sampai tujuh kali pertemuan saja. “Tapi menurut saya ketidakdatangan mereka karena sudah bisa, jadi mereka tidak datang kalau sudah bisa,” katanya.

Sebelumnya Perpustakaan Daerah Kulonprogo juga telah menyelesaikan program pelatihan untuk Microsoft office Word dan Microsoft office Powerpoint.

Editor: | dalam: Kulon Progo |
Menarik Juga »