RAZIA BOYOLALI
1 Wanita Urung Ditahan karena Tak Terbukti Gunakan Sabu-Sabu

Ilustrasi karaoke (JIBI/Dok)Ilustrasi karaoke (Ist)

Razia Boyolali, polisi merazia tempat hiburan malam.

Harianjogja.com, BOYOLALI — Aparat polisi membawa seorang wanita berinisial LT, 30, ke Mapolres Boyolali karena terindikasi menggunakan sabu-sabu saat terjaring razia, Jumat (12/1/2018) malam, di sebuah tempat hiburan di Boyolali.

“Ada seorang wanita, LT, yang diindikasi menggunakan sabu-sabu. LT dibawa ke Mapolres untuk dimintai keterangan lebih lanjut di Polres Boyolali. Namun setelah diketahui tidak cukup bukti, terhadap LT tidak dilakukan penahanan,” ujar Kasat Narkoba Polres Boyolali AKP Arifin Suryani mewakili Kapolres AKBP Aries Andhi kepada solopos.com, Sabtu (13/1/2018).

Razia yang digelar polisi bersama aparat TNI tersebut menyasar tempat-tempat hiburan di Boyolali. Dimulai dengan apel di halaman Mapolres pukul 21.00 WIB, tim menuju tempat karoke di kawasan Tegalwire, Mojosongo yang terletak di pinggir jalan Solo-Boyolali. Dalam pemeriksaan kepada pengunjung petugas tidak menemukan minuman keras atau benda-benda berbahaya.

Razia dilanjutkan ke tempat karaoke lain di jalan Solo-Boyolali di mana polisi mendapati LT yang diduga menggunakan narkoba jenis sabu-sabu. Selain itu, petugas juga menyita 30 botol miras yang dibawa para pengunjungnya.

Lalu petugas menyasar tempat hiburan malam di kawasan Alun-alun Kidul Boyolali dan pusat kota tapi tak  menemukan miras maupun benda berbahaya.

“Kegiatan razia ini bertujuan menciptakan situasi kondusif di wilayah Boyolali serta mewujudkan Boyolali yang bersih dari narkoba. Selama pelaksanaan razia dilakukan menggunakan standard operating procedure (SOP) terhadap pengunjung sebelum melakukan pemeriksaan,” ujarnya.

Editor: | dalam: Boyolali |
Menarik Juga »