Bantul Butuh Armada Kecil untuk Perekaman E-KTP di Pelosok

Bupati Bantul Suharsono berfoto dengan salah satu penyandang difabel yang mengurus adminstrasi kependudukan di mobil keliling pelayanan Disdukcapil di balai desa Sumberagung, Jetis, Rabu (15/11/2017). (Foto istimewa/dokumen)

Disdukcapil Bantul rencanakan penambahan armada keliling untuk memudahkan akses perekaman E-KTP bagi difabel

 

Harianjogja.com, BANTUL – Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Bantul rencanakan penambahan armada keliling untuk memudahkan akses perekaman E-KTP bagi difabel. Selain itu Disdukcapil mengimbau 75 lurah desa agar lebih aktif melaporkan data difabel ke Dinas.

Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Bantul, Bambang Purwadi, mengatakan rencananya armada keliling akan ditambah sesuai dengan kondisi anggaran.

“Kami mencari armada yang kecil, supaya bisa masuk ke gang-gang kecil, saya juga baru sepik-sepik [merayu] nih ke CSR, soalnya kalau pakai yang besar ternyata terkendala,” ujar Bambang kepada Harianjogja.com, (12/1/2018).

Bambang mengatakan pendataan difabel di masing-masing desa belum berjalan dengan semestinya. Tercatat dalam data terdapat 2265 difabel yang melakukan perekaman.

Disdukcapil menduga jumlah itu belum utuh. Saat ini baru desa-desa di Kecamatan Bantul dan Desa Wukirsari Imogiri yang sudah mendata difabel. Bambang mengatakan pendataan tak hanya kesalahan lurah desa, masyarakat juga harus aktif membantu pendataan difabel.

“Kalau difabel yang benar-benar tidak bisa datang, akan langsung kami datangi pakai armada untuk perekaman, kalau ada datanya ya kami datang,” kata Bambang.

Sejauh ini armada tersebut telah melakukan jemput bola, beberapa diantaranya adalah Piyungan, Srimartani dan Sitimulyo. Pelayanan E KTP juga akan digencarkan melalui Car Free Day di Pasar Bantul esok hari.

Editor: | dalam: Bantul |
Menarik Juga ยป