Pagar Tembok MTSN 2 Gunungkidul Ambrol, Air Masuk Ruang Kelas

Petugas BPBD Gunungkidul, melihat kondisi ambrolan, di MTS N 2 Gunungkidul, Sumbergiri, Ponjong, Senin (12/2/2018). (Harian Jogja/Herlambang Jati Kusumo) Petugas BPBD Gunungkidul, melihat kondisi ambrolan, di MTS N 2 Gunungkidul, Sumbergiri, Ponjong, Senin (12/2/2018). (Harian Jogja/Herlambang Jati Kusumo)

Pagar belakang MTS N 2 Gunungkidul, Sumbergiri, Ponjong sepanjang 40 meter ambrol

Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL--Terdampak hujan lebat, tembok pagar belakang MTS N 2 Gunungkidul, Sumbergiri, Ponjong sepanjang 40 meter ambrol, pada Minggu (12/2/2018) sore sekitar pukul 16.00.

Kepala sekolah MTS N 2 Gunungkidul, Muhammad Iriyadi mengatakan kurang begitu mengetahui juga bagaimana kejadian itu, karena posisi sekolah saat itu masih libur.

Akibat kejadian tersebut, air juga sempat masuk di beberapa ruangan. “Air sampai masuk di ruangan kelas, kantor guru, perpustakaan. Tadi pagi kami juga kerja bakti dahulu, karena banyak lumpur,” ujarnya Senin (13/2/2018).

Selain itu juga dinding gudang juga ikut jebol akibat kejadian tersebut. Dia mengatakan kejadian ambrolnya tembok belakang sekolah tersebut telah terjadi dua kali ini setelah sebelumya pada 2015 pernah ambrol sekitaran 50 meter.

Hingga siang hari satu kelas masih menggunakan masjid untuk tempat pembelajaran. Hal tersebut dikarenakan kondisi kelas masih basah, dan belum dapat digunakan.

Kejadian tersebut juga sudah dilaporkan kepada pihak terkait. Mulai dari Kementrian Agama, perwakilan Gunungkidul, dan juga Provinsi. “Kami sudah sampaikan, mereka sudah survey juga. Kemungkinan ya ada bantuan perbaikan atau gimana nanti,” ujarnya.

Melihat kondisi tersebut Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Gunungkidul langsung menerjunkan tim ke lokasi untuk melihat kondisi sekolahan.

Kordinator Tim Reaksi Cepat (TRC), Gunungkidul, Surisdiyanto mengatakan dugaan sementara penyebab ambrolnya dinding tersebut dikarenakan aliran air tidak baik.

“Aliran air pembuangan kurang lancar, karena posisi air memang mengarah ke dinding tersebut, sehingga menyebabkan dorongan yang kuat dan mendorong dinding tersebut hingga roboh,” ujarnya.

Editor: | dalam: Gunung Kidul |
Menarik Juga ยป