Pedagang Pasar di Bantul Diminta Tersenyum saat Melayani Pembeli

Bupati Bantul Suharsono meresmikan empat pasar tradisional di Pasar Semampir, Desa Argorejo, Kecamatan Sedayu, Rabu (14/2/2018). (Rheisnayu Cyntara/JIBI/Harian Jogja) Bupati Bantul Suharsono meresmikan empat pasar tradisional di Pasar Semampir, Desa Argorejo, Kecamatan Sedayu, Rabu (14/2/2018). (Rheisnayu Cyntara/JIBI/Harian Jogja)

Empat pasar di Kabupaten Bantul yakni Pasar Semampir, Pasar Hewan Pleret, Pasar Panasan, dan Pasar Janten diresmikan oleh Bupati Bantul Suharsono

Harianjogja.com, BANTUL–Empat pasar di Kabupaten Bantul yakni Pasar Semampir, Pasar Hewan Pleret, Pasar Panasan, dan Pasar Janten diresmikan oleh Bupati Bantul Suharsono, Rabu (14/2/2018).

Peresmian keempat pasar tradisional tersebut dipusatkan di Pasar Semampir, Desa Argorejo, Kecamatan Sedayu. Dalam kesempatan tersebut, Suharsono juga menyerahkan sertifikat SNI yang berhasil diraih oleh Pasar Imogiri.

Suharsono mengatakan perbaikan dan pembangunan kembali empat pasar tradisional ini merupakan komitmen Pemkab Bantul untuk meningkatkan perekonomian masyarakat.

Selain itu juga mendorong daya saing pasar tradisional terhadap toko modern. Menurutnya dengan revitalisasi, stigma kumuh yang selama ini melekat pada pasar tradisional bisa dihilangkan. Pedagang maupun pembeli akan nyaman berbelanja di pasar tradisional.

“Kalau sudah nyaman, pasar jadi rame. Kesejahteraan masyarakat pun meningkat,” tuturnya.

Oleh sebab itu, Suharsono berpesan pada seluruh pedagang dan pengelola pasar di Kabupaten Bantul khususnya bagi empat pasar yang baru saja direvitalisasi agar selalu menjaga kebersihan. Pengelolaan sampah harus diperhatikan betul.

Pelayanan pada pembeli pun juga perlu ditingkatkan. Misalnya dengan selalu bersikap ramah dan tidak lupa tersenyum saat tengah melakukan transaksi jual beli.

Editor: | dalam: Bantul |
Menarik Juga »