Senin, beasiswa PTS cair
Sabtu, 16 Januari 2010 09:11:13
2010011691113_buku.jpg

JOGJA: Sebanyak Rp10 miliar beasiswa bantuan khusus mahasiswa (BKM) 2009 bagi 10.366 mahasiswa perguruan tinggi swasta (PTS) di bawah koordinasi perguruan tinggi swasta (Kopertis) V cair pekan depan.

Dengan dana yang tersedia sekitar Rp12 miliar bagi 12.580 mahasiswa, dana sekitar Rp10 miliar bagi 10.366 mahasiswa yang cair itu lebih sedikit dibanding alokasi. Dengan kata lain Rp2 miliar beasiswa yang bisa dinikmati 2.214 mahasiswa tidak terserap. 

“Apa iya sebab tidak ada mahasiswa miskin?” kata Budi Wignyosukarto koordinator Kopertis V saat menyerahkan BKM ke PTS di kantornya, Jumat (15/1). Padahal, lanjut  dia, jumlah mahasiswa di wilayah Kopertis V berkisar 150.000 mahasiswa hingga 160.000 mahasiswa. Budi menilai ketidakterserapan itu bisa dijadikan alasan dana beasiswa tahun 2010 lebih sedikit. Sebab berdasar dasar pengalaman, alokasi 2009 sebanyak 12.000 mahasiswa itu setara dengan tingkat keterserapan BKM 2008.

Alokasi BKM 2008 mencapai 14.000 mahasiswa.  BKM merupakan beasiswa daridirektorat perguruan tinggi (Dikti) yang diberikan langsung kepada mahasiswa melalui Kopertis V. Dana yang diterima penerima sebesar Rp1 juta per tahun per mahasiswa dan diarahkan guna biaya kuliah. Sifat dana yang langsung ke mahasiswa, lanjut Budi, merupakan tantangan tersendiri bagi pengelola PTS. Sebab tidak tersedia dana administrasi, mulai dari materai hingga biaya administrasi lain.

“Memang ini kerja keras demi membantu mahasiswa miskin,” imbuh dia. Penggunaan dana BKM menurut  Budi, tidak hanya bisa digunakan sebagai biaya kuliah. Bila mahasiswa bersangkutan kreatif, sebagai misal bekerjasama dengan tiga penerima mahasiswa sejenis, dana yang terkumpul bisa dijadikan modal usaha. Sementara bagi pengelola perguruan tinggi, guna menghindari ketidakterserapan dana, setiap tahun bisa membuat daftar mahasiswa miskin.

Sehingga bila sewaktu- waktu ada alokasi beasiswa dadakan, maka segera bisa menentukan kandidat penerima. Warsiah, Kepala Bagian Kemahasiswaan Sekolah Tinggi Teknik Lingkungan (STTL) mengaku tidak kesulitan menyalurkan BKM. Dari 84 penerima hanya 2 mahasiswa yang tidak memenuhi syarat sebagai penerima. Syarat penerima BKM hanya kartu tanda mahasiswa dan surat keterangan tidak mampu dari kampus.

Ketentuan itu relatif mudah bila dibanding syarat penerima beasiswa bantuan belajar mahasiswa (BBM) dan peningkatan prestasi akademik (PPA). Senada dengan Warsiah, Ardina Nugrahanti pembantu rektor urusan mahasiswa, Akademi Analisis Kesehatan Manggala mengaku kuota yang diterima pihaknya terpenuhi.

“Syaratnya mudah semua bisa dibuat saat itu juga,” kata dia. Meski mengaku bisa memenuhi kuota, keduanya mengeluhkan pengumuman beasiswa yang mendadak. Hanya tersedia waktu kurang dari 1 hari untuk mengajukan usulan penerima. Kondisi itu menurut Kopertis V disebabkan pengumuman dari Dikti juga mendadak. (miu)

KOMENTAR PEMBACA

*)

*)



*)
sisa

*)   





   Yang bertanda *) harus di isi dengan benar