Rabu, 03 Februari 2010 10:38:04
PARIS: Perlombaan Formula One (F1) musim 2010 dipastikan mengadopsi sistem poin baru setelah asosiasi tim menyetujui usulan tersebut. Perubahan lain yang akan berlaku mulai tahun ini adalah soal penggunaan ban.
Berdasarkan sistem penilaian baru ini, 10 pembalap terdepan akan berhak atas poin. Sama seperti di ajang MotoGP, nilai yang didapat berturut-turut dari sang juara adalah 25-18-15-12-10-8-6-4-2-1. Sistem lama juara seri mendapat nilai 10. Rencana penerapan sistem penilaian baru di balapan jet darat sesungguhnya sudah berhembus sejak beberapa bulan lalu. Pada penghujung 2009 World Motor Sport Council (WMSC) malah sudah memberikan lampu hijau untuk dimulainya prosedur penghitungan poin yang baru.
Keputusan perubahan sistem penilaian tersebut diambil setelah Komisi F1, yang terdiri atas seluruh tim dan pemegang saham mayoritas, mencapai kata sepakat tentang hal itu. Sebelum benar-benar bisa diterapkan, regulasi anyar ini harus disetujui oleh WMSC, meski hal itu diprediksi hanya formalitas saja karena mereka sudah lebih dulu menyetujuinya.
Sementara itu, selain sistem poin, pamakaian ban juga mengalami perubahan. Mobilmobil yang bisa lolos hingga Q3 (kualifikasi3) diharuskan menjalani start balapan dengan menggunakan ban yang sama.
Kondisi ini jelas akan menjadi perhatian besar bagi seluruh tim terkait strategi pit stop. Apalagi mulai tahun ini refueling juga tak lagi diperkenankan di tengah balapan.
“Demi menambah elemen strategi, mereka harus memulai balapan dengan ban sama seperti saat menentukan posisi gridnya,” demikian pernyataan resmi FIA seperti dilansir Reuters, Selasa (2/2).
Masih soal ban, FIA juga membatasi jatah ban kering untuk masing-masing tim yang sebelumnya 14 menjadi 11. Sementara soal penggunaan difuser bertingkat, yang tahun lalu secara kontroversial digunakan Brawn GP, akan dilarang penggunaannya mulai 2011. Tinggi diffuser utama juga dikurangi menjadi 125 mm dari yang sebelumnya 175 mm.
Oleh Tri Wiharto
SOLOPOS/JIBI
