Pernak pernik Imlek semakin diburu
Senin, 08 Februari 2010 14:23:17
20100208142317_PERNAK_PERNIK_IMLEK.JPG

JOGJA: Aneka pernik semakin diburu mendekati perayaan Imlek 2561. Seperti yang terjadi di toko Rita Griya Segar Jalan Gandekan Lor 55 Jogja.

Yanti, pegawai toko yang ditemui Harian Jogja, Senin (8/2), mengaku sudah mulai menjajakan pernak-pernik Imlek sejak pertengahan Januari lalu.

"Awalnya kami toko bunga. Namun, menjelang Imlek hingga H+7 nanti, kami juga menjual aneka pernik Imlek. Hari ini saja, sudah lebih ramai,” jelasnya.

Aneka pernik seperti lampion berbagai ukuran, gantungan cabai merah, gantungan kacang emas, hingga pohon-pohon Mei Hwa dengan warna paduan merah dan emas ini akan membuat perayaan Imlek nanti semakin meriah. Harga pernak-pernik yang dijual pun bervariasi. Untuk lampion harganya berkisar Rp27.500-Rp90.000.

"Sama halnya dengan lampion, harga pohon Mei Hwa juga beragam tergantung tinggi dan besarnya pohon. Mulai dari Rp200.000-Rp1,5juta,” imbuh Yanti.

Pohon Mei Hwa merupakan pernik paling mahal. Hal ini dikarenakan proses pembuatan pohon Mei Hwa yang cukup lama. Untuk satu pohon saja, perlu waktu sekitar 3 hari.

Mulai dari pengecoran pohon dalam pot dengan semen hingga pemasangan bunga-bunga di setiap rantingnya.(Harian Jogja/Intaningrum)

KOMENTAR PEMBACA

*)

*)



*)
sisa

*)   





   Yang bertanda *) harus di isi dengan benar