Perpustakaan Guru Bangsa diresmikan
Selasa, 09 Februari 2010 17:28:56
20100209172856_PERPUS_GURU_BANGSA.JPG.jpg

GONDOKUSUMAN: Penerbit Galangpress Group Jogja, kemarin (9/2) meresmikan perpustakaan Guru Bangsa untuk mengenang mantan Presiden KH Abdurrahman Wahid.  Gubernur DIY, Sri Sultan Hamengku Buwono X turut hadir untuk meresmikan perpustakaan keliling tersebut.

Selain meresmikan perpustakaan, pihak Galangpress Gorup juga meluncurkan buku berjudul Gus Geer karya M Hamid yang diterbitkan Pustaka Marwa Galangpress Group. Kedua acara ini diselenggarakan untuk mengenang 40 hari wafatnya Gus Dur yang dikenal sebagai guru bangsa.

Menurut orang nomor satu di DIY, Gus Dur tidak sekadar guru agama, melainkan tokoh spritual. Semasa hidupnya, pria tersebut selalu mengajak bangsa Indonesia untuk mendasari kehidupan dari lubuk hati yang terdalam. Melalui teladan hidup Gus Dur diharapkan bangsa ini akan selalu menghargai dan menghormati sesama manusia sebagai makhluk Tuhan.

"Gus Dur termasuk pemimpin yang sederhana yang dikenal humanis, demokratis, dan pluralis. Perjuangan Gus Dur dalam humanisme, demokrasi, dan pluralisme diharapkan dapat dilanjutkan bangsa ini agar tercipta kenyamanan dan kedamaian di negeri ini," ujar dia.

Sementara itu Direktur Penerbit Galangpress Group Julius Felicianus menjelaskan latar belakang pendirian perpustakaan Guru Bangsa ini untuk mengenang dan meneruskan aktivitas Gus Dur.(Harian Jogja/Mediani Dyah Natalia)

KOMENTAR PEMBACA

*)

*)



*)
sisa

*)   





   Yang bertanda *) harus di isi dengan benar