Rabu, 24 Juni 2009 11:27:37
JOGJA: PT LG Elektronics Indonesia meluncurkan produk terbarunya untuk kategori lemari pendingin dan mesin cuci. Untuk kategori lemari pendingin LGEIN meluncurkan dua produk terbarunya yakni Big Ref dan Side-by-Side Flower Pattern. Sedangkan pada kategori produk mesin cuci, LGEIN memperkenalkan Front Loading Mega Pro.
Michael Adisuhanto, Product Marketing Refrigerator LGEIN mengatakan, untuk kategori lemari pendingin, target penjualan LGEIN sebanyak 35.000 unit per bulan hingga akhir tahun.
“Hingga Juni ini realisasinya sudah mencapai 45%, dan kami cukup optimistis pada semester kedua ini akan tercapai, karena memang pasar kita fokusnya ke middle up,” jelasnya, kemarin (23/6) saat acara launching produk LG di Jogja.
Menurut Michael, hingga saat ini pangsa pasar produk LGEIN untuk lemari pendingin sudah mencapai 24% pangsa pasar nasional. “Dengan adanya launching produk baru kami ini, tentu kita berharap akan terjadi kenaikan pangsa pasar, paling tidak bisa sampai 27% hingga akhir 2009 ini,” tambahnya.
Sementara itu untuk kategori produk mesin cuci, Frengky Kasrin, Product Marketing Washing Machine LGEIN mengatakan, pihaknya menargetkan penjualan mesin cuci sebanyak 35.000 per bulan hingga akhir 2009. “Produk terbaru kita Front Loading Mega Pro ini bisa menghemat 25% konsumsi listrik, pangsa pasar kita saat ini 21%, targetnya bisa naik jadi 25% dengan dukungan produk terbaru kita ini,” jelasnya.
Branch Manager LGEIN Yogyakarta, Tio Ivan mengatakan, LGEIN saat ini memang tengah fokus dalam menggarap pasar middle up. “Porsi kita sekarang ini middle up 60% dan low end 40%. Pertimbangannya adalah adanya tekanan krisis keuangan global membuat daya beli sebagian masyarakat turun, dan yang tidak turun hanya pasar menengah ke atas,” katanya.
Untuk penjualan produk LGEIN di Jogja, Tio mengaku perkembangannya saat ini cukup bagus. Untuk kategori mesin cuci dan lemari pendingin, pangsa pasar LGEIN di Jogja masing-masing sebesar 27% dan 24%.
“Sampai saat ini rata-rata penjualannya all product sebanyak 15.000 per bulan, dan kami berharap di semester kedua ini akan ada kenaikan penjualan sebesar 30 % per bulannya,” tutup Tio.
Oleh Galih Kurniawan
HARIAN JOGJA
