Kamis, 02 Juli 2009 09:48:02
JOGJA: Dalam kurun waktu satu semester ini, Direktorat Narkoba Polda DIY mendata terjadi penurunan pelaku penyalahgunaan Narkoba, namun barang bukti hasil kejahatan itu justru naik tajam.
Berdasarkan data Direktorat Narkoba Polda DIY berhasil mengamankan 145 pelaku penyalahgunaan Narkoba pada semester pertama 2009 ini. Jumlah tersebut lebih sedikit dibandingkan dengan 2008 yang mencapai 187 orang. Tetapi jumlah barang bukti yang diamankan justru mengalami peningkatan yang cukup tajam.
Direktur Narkoba Polda DIY Kombespol Edy Purwanto mengatakan, hasil pengungkapan penyalahgunaan narkoba antara Januari hingga Juni masih didominasi oleh ganja. Bahkan untuk 2009, barang bukti ganja yang berhasil diamankan jumlahnya meningkat tajam bila dibandingkan dengan periode 2008 lalu. “Tahun lalu hanya sekitar 2.000 gram, tapi saat ini sudah kami amankan lebih dari 16.000 gram ganja,” ungkapnya.
Namun demikian lanjut Edy Purwanto, untuk jumlah tersangka mengalami penurunan.
“Ini memperlihatkan bahwa peredaran yang terjadi semakin membahayakan. Berarti semakin banyak orang yang makin berani melakukan penyalahgunaan narkoba,” tandasnya.
Sementara itu, Kapolda DIY Brigjen Polisi Sunaryono usai melakukan upacara HUT Bhayangkara di halaman Polda DIY Rabu (1/7) memusnahkan sebanyak 5.000 botol miras. Direktur Reskrim Polda DIY Kombespol Napoleon Bonaparte yang baru saja mendapatkan kenaikan pangkat mengatakan, pemusnahan ribuan botol minuman miras tersebut merupakan hasil dari operasi cipta kondisi dalam rangka Mantab Brata 2009 yang dilakukan oleh Polda DIY menjelang Pilpres ini.
AKBP Anny Pudjiastuti, Kepala Bagian Humas Polda DIY menambahkan jika jumlah tersebut merupakan barang bukti yang diperoleh dalam kegiatan operasi pada tataran Polda saja. “Pada satuan wilayah lainnya di seluruh DIY juga melakukannya,” katanya.
Sementara itu, mengenai pemusnahan barang bukti lainnya seperti Narkoba dikatakan Anny belum dilakukan karena masih dijadikan sebagai barang bukti untuk proses hukum. (Rina Wijayanti)
