Jum'at, 03 Juli 2009 08:49:18
SLEMAN: Sasana Sinduadi Sleman akhirnya menempati peringkat kelima kelas taolu Kejuraan Nasional (Kejurnas) Wushu Taolu dan Sanshou Junior Open 2009. Sementara di kelas Sanshou, kontingen DIY berada di peringkat kedelapan.
Juara umum di kelas pertarungan bebas tersebut dipegang oleh Kalimantan Timur. Jika sebelumnya hanya mampu mencatatkan mengumpulkan 1 emas, 8 perak dan 3 perunggu, dan berada di urutan ke 11, di hari terakhir kemarin, Sinduadi berhasil menambah 2 emas, 1 perak dan 2 perunggu.
Dua emas tambahan yang didapat pewushu asal DIY tersebut diraih Jesicca Karin W dan pasangan Toni Setiawan/Julius Yoga Kurniawan. Jesicca yang turun dikelas Putri Jian Shu (pedang) Junior B, mencatatkan skor tertinggi 8,39, diatas Syena Susanto asal Harmony Wushu Senayan dengan skor 8,35.
Sedangkan pasangan Toni Setiawan/Julius Yoga Kurniawan yang turun di kelas Dui lian (berpasangan) mencatatkan skor tertinggi, 7,87 di atas pasangan Sebastian Crisandhy dan Ewdin Glen dari Teratai Putih dengan skor 7,05 dan Hengky Setiawan yang berpasangan denganb Haoward Chang dari Pengprov Kalsel dengan skor 7,00.
Sedangkan pewushu asal Jet Kundo yang turun di kelas Sanshou 52 kilogram, Rifky Aljabar hanya mampu meraih perak. Ketua Sasana Sinduadi yang juga Wakil Ketua Pengprov WI DIY, Andi S, mengatakan meski hanya mampu meraih posisi kedelapan untuk Sanshou dan petingkat kelima di Taolu, dirinya mengaku puas. Pasalnya pola latihan yang selama ini dijalankan memperlihatkan hasilnya dalam pertandingan tersebut. (Jumali)
