Corona di Banguntapan Mengganas, Pemerintah Tuduh Pelaku Perjalanan Penyebabnya
Tingginya kasus Covid-19 di Kapanewon Banguntapan dituding karena adanya pelaku perjalanan.
Tingginya kasus Covid-19 di Kapanewon Banguntapan dituding karena adanya pelaku perjalanan.
Lonjakan kasus baru warga Sleman yang terpapar Covid-19 sejak 1 Juni terus terjadi hingga saat ini. Padahal tingkat keterisian bed untuk pasien Covid-19 semakin menipis.
Dalam sidang pada 31 Mei 2021, Adi Wahyono mengatakan uang Rp3 miliar untuk membayarfeepengacara kasus rehabilitasi sosial tentang kekerasan anak.
Tetapi merawat anak sama pentingnya dengan menjaga diri sendiri dan memenuhi kebutuhan fisik dan mental Anda.
Satgas Penanganan Covid-19 Kota Jogja menyebut, petugas gabungan akan menggiatkan pengawasan dan juga sweeping terhadap warga serta wisatawan di tengah melonjaknya kasus Covid-19 di wilayah setempat.
Gubernur DIY sekaligus Raja Kraton Jogja Sri Sultan HB X mengingatkan agar fasilitas kesehatan untuk pasien Covid-19 disiapkan dengan baik menyusul lonjakan kasus di wilayah ini. Salah satu fasilitas kesehatan tersebut adalah ketersediaan tabung oksigen.
Pemda DIY tak jadi menerapkan penguncian wilayah alias lockdown total sebagai respons atas meroketnya kasus Covid-19. Pemerintah menyiapkan skenario lain.
Badan Kepegawaian, Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Sleman mengajukan 913 formasi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) dan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) ke Pemerintah Pusat.
Pemkot Jogja menyebut penularan Covid-19 di wilayah ini dalam dua pekan terakhir melonjak.
Sedikitnya 16 pedagang di kawasan pantai di Kapanewon Tanjungsari dinyatakan positif corona. Diduga penularan terjadi akibat kegiatan rasulan yang diselenggarakan warga di Dusun Wonosobo 1 dan 2 di Kalurahan Banjarejo, Tanjungsari beberapa waktu lalu.