Janji Merangkul Semua, Ini Pernyataan Kustini di Deklarasi Kemenangan Pilkada Sleman
Pasangan calon nomor urut 03 Kustini Sri Purnomo-Danang Maharsa mendeklarasikan kemenangan di Pilkada Sleman, Rabu (9/12/2020).
Pasangan calon nomor urut 03 Kustini Sri Purnomo-Danang Maharsa mendeklarasikan kemenangan di Pilkada Sleman, Rabu (9/12/2020).
Tim pasangan claon Pilkada Sleman nomor urut 03 Kustini Sri Purnomo dan Danang Maharsa mengklaim unggul berdasarkan hasil hitung cepat yang dilakukan tim pemenangan.
Pasangan calon (paslon) nomor urut 1 di Pilkada Sleman Danang Wicaksana Sulistya-Agus Choliq memperoleh suara signifikan di dua TPS di Dusun Paten, Tridadi, Sleman. Di dua TPS tersebut, suara paslon 01 menang telak dibandingkan dua kandidat lainnya.
Proses penghitungan suara di TPS 36 Blunyah Gede, Sinduadi, Mlati, Sleman telah usai. Di TPS ini, Cabup Sri Muslimatun menggunakan hak pilihnya. Dari 188 pemilih yang hadir, sebanyak 114 pemilih menjatuhkan pilihan ke pasangan calon (Paslon) nomor urut 02, Sri Muslimatun-Amin Purnama.
Gugus Tugas Penanganan Covid-19 DIY mengumumkan 198 penambahan kasus positif pada Rabu (9/12/2020). Sleman mendominasi penambahan sebanyak 82 kasus. sementara sebanyak 218 kasus dinyatakan sembuh dan satu kasus dilaporkan meninggal.
Pasangan calon bupati dan wakil bupati nomor urut 01 Abdul Halim Muslih dan Joko Purnomo diyakini kuat memenangi Pilkada Bantul kali ini. Tim Halim-Joko bahkan sudah menyiapkan pidato kemenangan.
Dugaan monopoli dan persekongkolan terendus dalam kasus ekspor benih lobster. Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) menaikkan kasus monopoli ekspor benih bening lobster (benur) ke tahap penyelidikan.
Kasus positif infeksi virus Corona bertambah 5.292 per Selasa (8/12/2020), menjadi 586.842 orang.
Juru Bicara Satuan Tugas (Satgas) Penanganan COVID-19 Wiku Adisasmito mengungkapkan kedisiplinan warga untuk menerapkan protokol kesehatan menggunakan masker, menjaga jarak, dan mencuci tangan telah menurun drastis, yang mengakibatkan tingkat penularan COVID-19 di Indonesia terus meningkat.
Budiaya tanaman atau komoditas peternakan di tengah-tengah kampung Kota Jogja bukan menjadi hal asing. Puluhan kampung di Kota Jogja termasuk Kampung Surokarsan membuktikan jika keterbatasan lahan perkotaan tidak menghalangi warga untuk gotong royong lakukan budidaya.