Hampir 50 Warga DIY Meninggal Dunia karena Corona
Jumlah warga DIY yang meninggal dunia setelah terkonfirmasi positif Covid-19 mencapai hampir 50 orang.
Jumlah warga DIY yang meninggal dunia setelah terkonfirmasi positif Covid-19 mencapai hampir 50 orang.
Jumlah tenaga kesehatan di Sleman yang terinfeksi Corona terus bertambah.
Pasien positif terinfeksi COVID-19 di Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, dalam 24 jam terakhir bertambah 11 orang, sehingga total kasus positif terpapar virus corona jenis baru tersebut pada 10 September 2020 menjadi 548 orang.
Sebaran kasus Covid-19 memang tidak memandang usia dan keadaan. Kali ini sejumlah ibu hamil terkonfirmasi positif Covid-19 saat melakukan skrining kesehatan.
Hingga pekan kedua September ini, sebagaian besar warga terdampak pembangunan jalan tol masih menunggu kepastian apakah aset tanah dan bangunan yang dimiliki masuk dalam proyek pembangunan jalan tol Jogja-Solo.
Sejumlah pamong di Gunungkidul kini menjalani karantina setelah kontak dengan pasien positif Corona.
Seorang laki-laki warga Kecamatan Minggir, Kabupaten Sleman berinisial M, 37, diduga menggelapkan 750 karton mi instan dari sebuah toko modern berjejaring di Kecamatan Godean, Sleman demi membiayai pernikahan adiknya. Bersama NI, 36, warga Kota Jogja yang membantunya melancarkan aksi penggelapan itu, ia kini ditangkap jajaran Polsek Godean.
Kasus positif Covid-19 di DIY dua hari bertuturt-turut bertaambah masing-masing sebanyak 50 kasus.
Gubernur DIY Sri Sultan HB X menanggapi upaya pemerintah DKI Jakarta yang akhirnya memutuskan untuk melakukan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) secara ketat di Jakarta. PSBB kembali diberlakukan pada 14 September 2020 mendatang di ibu kota negara.
Pemkot Jogja angkat suara terkait dengan rencana Pemda DKI yang kembali melakukan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) pada 14 September mendatang. Warga yang mudik kembali ke Jogja diharapkan untuk menerapkan isolasi mandiri secara sungguh-sungguh.