Covid-19 di Sleman Tembus 140! Warga Berbah, Ngaglik & Kalasan Terinfeksi Corona
Kasus positif Covid-19 di Sleman kini menembus angka 140 secara akumulatif atau tertinggi se-DIY.
Kasus positif Covid-19 di Sleman kini menembus angka 140 secara akumulatif atau tertinggi se-DIY.
Kasus Covid-19 karena diduga impor luar daerah masih terus ditemukan di DIY. Termasuk melibatkan tenaga kerja indonesia (TKI) yang baru pulang dari luar negeri.
Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) melaporkan terjadi guguran di Gunung Merapi pada Rabu (15/7/2020) pukul 18.29 WIB.
Pemerintah menyiapkan skenario evakuasi di lereng Merapi.
Seorang remaja asal Bantul ditangkap jajaran Satreskrim Polsek Ngampilan karena kedapatan membawa senjata tajam (sajam) berupa golok.
Beredar kabar jika DPP PDI Perjuangan sudah mengantongi calon bupati dan wakil bupati untuk Pilkada Sleman dan Gunungkidul.
Dinas Kesehatan (Dinkes) Sleman melakukan tracing terhadap pasien Covid-19 yang meninggal dunia pada Selasa (14/7/2020). Dari hasil tracing tersebut satu anggota keluarga dinyatakan positif Covid-19.
Kebijakan tanggap darurat di DIY akibat pandemi Covid-19 ikut menyebabkan industri perfilman terganggu.
Badan Pengawasn Obat dan Makanan (POM) terus melakukan pengawasan terhadap obat tradisional dan suplemen kesehatan Tanpa Izin Edar (TIE)/ilegal dan mengandung Bahan Kimia Obat (BKO).
Merasa tidak mendapat respons positif dari pemerintah lewat aksi media sosial yang menuntut penolakan RUU Omnibus Law Cipta Kerja, Aliansi Rakyat Bergerak (ARB) memutuskan turun ke jalan dan menggelar aksi langsung di pertigaan Jalan Gejayan, Mrican, Caturtunggal, Depok, Sleman pada Kamis (16/7/2020) siang mulai pukul 14.00 WIB.