Gelar Pesta Pernikahan, Ibu & Adik Pengantin Meninggal, 30 Tamu Positif Corona
Gara-gara menggelar pesta pernikahan tanpa mengindahkan protokol Covid-19, puluhan orang di Semarang, Jawa Tengah terinfeksi Corona.
Gara-gara menggelar pesta pernikahan tanpa mengindahkan protokol Covid-19, puluhan orang di Semarang, Jawa Tengah terinfeksi Corona.
Anisa Asri Pratiwi, 10, dilaporkan hilang sejak Minggu (21/6/2020) sore dan hingga Senin (22/6/2020) siang korban masih belum ditemukan.
Setelah mengalami dua kali erupsi pada Minggu (21/6/2020) kemarin, kondisi Gunung Merapi masih stabil. BPPTKG juga menegaskan Gempa di Pacitan pada Senin (22/6/2020) tidak memengaruhi aktivitas Merapi.
Pemda DIY mengumumkan tidak ada penambahan kasus positif Covid-19 di wilayah ini pada Senin (22/6/2020).
Menanggapi penambahan kasus positif Covid-19 di Kota Jogja, Ketua Harian Gugus Tugas Kota Jogja, Heroe Poerwadi menyebutkan 10 kasus positif di Kota Jogja, delapan berasal dari riwayat kontak luar kota. Ada dari Jakarta, Bandung, Surabaya, Solo, Madura dan Sukabumi.
Tak kunjung dibayarkan sewanya, sejumlah perangkat desa yang lahan tanah kas di wilayahnya ketempatan Kawasan Industri Piyungan (KIP) beraudiensi dengan Gubernur DIY, Senin (22/6/2020). Dari pertemuan ini, Pemda DIY meminta inspektorat untuk menginvestigasi persoalan ini.
Nasib nahas menimpa Untung Setiyono, 31. Warga Purworejo, Jawa Tengah itu meregang nyawa diduga karena tersengat aliran listrik saat hendak membenahi kincir tambak udang di Dusun Pasir Kadilangu, Kalurahan Jangkaran, Kapanewon Temon, Senin (22/6/2020).
Kepala Dinas Kesehatan Gunungkidul Dewi Irawaty mengatakan pihaknya terus melakukan penelusuran terkait dengan potensi penularan virus Corona. Hal ini dilakukan sebagai langkah antisipasi adanya penambahan jumlah pasien positif.
Dinas Kesehatan (Dinkes) dan Dinas Perdagangan (Disdag) Bantul menggelar rapid test di DM Grosir, Piyungan, Senin (22/6/2020).
Gempa bumi yang terjadi pada Senin (22/6/2020) terasa hingga ke Jogja.