Alun-Alun Utara Kini Dipagari
Sebagai upaya mengembalikan wujud Alun-Alun Utara Jogja seperti pada zaman dahulu, Pemerintah Daerah (Pemda) DIY membangun pagar yang mengelilingi tanah lapang halaman Kraton Ngayogyokarto Hadiningrat tersebut.
Sebagai upaya mengembalikan wujud Alun-Alun Utara Jogja seperti pada zaman dahulu, Pemerintah Daerah (Pemda) DIY membangun pagar yang mengelilingi tanah lapang halaman Kraton Ngayogyokarto Hadiningrat tersebut.
Gugus Tugas Penanganan Covid-19 DIY kembali mengumumkan penambahan kasus positif sebanyak tiga kasus pada Senin (8/7/2020). Tiga pasien abru tersebut warga Kota Jogja, Sleman dan Bantul alias Kartamantul.
Raja Kraton Jogja sekaligus Gubernur DIY Sri Sultan HB X ternyata turut memantau warga yang ramai berkumpul di Malioboro pada Sabtu (6/6/2020) malam lalu.
Pelaksanaan rapid test massal untuk 14 pasar tradisional di Sleman dilakukan secara serentak pada Selasa (9/6/2020) ini. Pelaksanaan rapid tes oleh Satgas Covid-19 Sleman tidak dilakukan secara acak.
Pemkab Bantul menggandeng pemerintah desa di wilayahnya untuk mengevaluasi sebanyak 1.500 penerima bantuan sosial (bansos) Sapu Jagat dari APBD Bantul.
Satpol PP Sleman meminta agar masyarakat dan pelaku usaha agar tetap berpedoman pada protokol kesehatan selama masa pandemi Covid-19 ini. Pakai masker, cuci tangan dan jaga jarak harus tetap dilakukan masyarakat.
Dinas Kesehatan (Dinkes) Sleman juga ikut melacak potensi penularan virus Covid-19 di kalangan pedagang ikan. Hal ini terkait dengan munculnya dugaan penularan Corona di sejumlah pedagang ikan Pasar Kranggan, Jogja.
Kepolisian Resor Bantul masih mendalami kasus pembacokan yang mengakibatkan korban meninggal dunia di Sendang Kasihan, Tamantirto, Kasihan, Bantul. Sampai saat ini sudah sembilan orang saksi yang dimintai keterangan untuk mengungkap pelaku pembacokan yang menewaskan Indro Prasetyo, 43, warga Gondokusuman, Jogja, tersebut.
Pemerintah Kabupaten Bantul tengah menyiapkan Peraturan Daerah (Perda) tentang Pencegahan dan Penanggulangan Penyakit yang di dalamnya termasuk penegakan protokol kesehatan pada masa pandemi Coronavirus Disease atau Covid-19.
Malioboro dan sejumlah titik di Kota Jogja yang dipadati ribuan pesepeda pada Sabtu (6/6/2020) malam dan Minggu (7/6/2020) pagi disayangkan banyak pihak, termasuk Gubernur DIY, Sri Sultan HB X. Jika masyarakat tidak mau mematuhi protokol kesehatan, bukan tidak mungkin pihaknya akan menutup Malioboro.