Pasien Positif Terinfeksi Corona di Solo Kembali Bertambah
Jumlah pasien positif terjangkit virus Corona di Solo kembali bertambah.
Jumlah pasien positif terjangkit virus Corona di Solo kembali bertambah.
Balai Taman Nasional Gunung Merapi (BTNGM) menutup sejumlah objek wisata alam (OWA) yang berada di taman nasional Gunung Merapi sejak 16 Maret hingga 14 hari ke depan.
Sekda DIY sekaligus Ketua Sekretariat Gugus Tugas Penanganan Covid-19 DIY Kadarmanta Baskara Aji membandingakan pandemi virus Corona (Covid-19) dengan sejumlah wabah penyakit yang pernah masuk ke Indonesia.
Draf Surat Keputusan (SK) Gubernur DIY tentang Gugus Tugas Penanganan Covid-19 DIY telah selesai di susun. Gugus tugas ini akan segera diajukan ke Gubernur DIY agar bisa segera dilaksanakan penanganan Covid-19 secara menyeluruh
Merespons banyaknya informasi tentang virus corona yang beredar di masyarakat khususnya informasi yang tidak valid dari oknum tidak bertanggungjawab, Komisi Informasi Daerah (KID) DIY mendorong Pemerintah Daerah (Pemda) DIY untuk menyediakan informasi yang jelas dan mudah diakses.
Upaya penyemprotan disinfektan juga dilakukan terhadap bangunan Candi Prambanan yang berada di Bokoharjo, Prambanan, Sleman oleh PT Taman Wisata Candi (TWC) bekerja sama dengan Balai Pelestarian Cagar Budaya (BPCB) DIY pada Selasa (17/3/2020) siang.
Balita yang dinyatakan positif Covid-19 masih terus dipantau kondisinya oleh RSUP dr. Sardjito. Sementara kedua orang tuanya dinyatakan negatif meski belum dipulangkan.
Pemda DIY meminta kepada seluruh rumah sakit di seluruh DIY untuk disiapkan bisa menangani kasus Covid-19. Meski demikian harapannya kasus yang ada tidak bertambah, mengingat saat ini sudah tersedia ruang isolasi sebanyak 138 kamar.
Jumlah pasien dalam pengawasan (PDP) yang hasil laboratorium menunjukkan negatif bertambah dua orang. Selain itu jumlah orang yang terperiksa hingga Selasa (17/3/2020) juga bertambah dua orang.
Pemerintah diminta mengatur soal salat Jumat berjemaah di tengah pandemi Corona.